Pemilu 2020

Bawaslu Kabupaten Tuban Temukan Joki PPDP Saat Coklit, Rekomendasikan Diulang

Sejumlah temuan diungkap Bawaslu Tuban terkait pencocokan dan penelitian data pemilih pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tuban 2020

surya.co.id/m sudarsono
Komisioner KPU Tuban, M Arifin (kiri) membeberkan hasil temuan coklit saat rakor di Bawaslu setempat, Kamis (30/7/2020). 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Sejumlah temuan diungkap Bawaslu Tuban terkait pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tuban 2020, oleh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) KPU Tuban.

Di antaranya temuan itu adalah adanya joki pada proses coklit, di mana coklit dikerjakan orang lain.

Komisioner Bawaslu Tuban, M Arifin telah menyarankan perbaikan berupa pelaksanaan coklit ulang di beberapa titik atas sejumlah temuan.

Jadi untuk kasus joki ini ada di Desa Watsogo, Kecamatan Jatirogo dan Sekardadi Kecamatan Jenu.

Lalu temuan lain bukan joki terjadi di Desa Kedungjambangan, Kecamatan Bangilan.

Kemudian di Kelurahan Karang dan Penambangan, Kecamatan Semanding.

Terakhir di Desa Pucangan, Kecamatan Montong.

"Kita rekomendasikan coklit ulang dilaksanakan di 6 TPS yang tersebar di 6 Desa di 5 Kecamatan," ujar M Arifin selaku Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Tuban, saat rakor coklit di Bawaslu, Kamis (30/7/2020).

Dia menjelaskan, untuk kasus joki teknis kerjanya diwakilkan kepada orang lain.

Mestinya, PPDP melakukan coklit sendiri dengan datang ke rumah warga sesuai data yang ada.

Halaman
12
Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved