Breaking News:

PRESS RELEASE

858.603 Pelanggan Segmen Sosial, Bisnis dan Industri di PLN UID Jatim Terima Stimulus Pemerintah

858.603 Pelanggan Segmen Sosial, Bisnis dan Industri di PLN UID Jatim akan menerima berbagai stimulus dari pemerintah. Ini tiga skemanya

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT PLN (Persero) telah menyiapkan pemberian stimulus Tarif Tenaga Listrik (TTL) dari pemerintah berupa pembebasan rekening mininum bagi pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri dengan daya dimulai dari 1300 VA ke atas.

Dari program ini, di wilayah Unit Induk Distribusi (UID) PLN Jawa Timur, tercatat ada 858.603 pelanggan segmen sosial, bisnis dan industri, yang akan memanfaatkannya.

Bob Saril, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, mengatakan, dengan stimulus ini, apabila pemakaian pelanggan di bawah kWh minimum, maka pelanggan cukup membayar sesuai pemakaian kWh nya.

"Selain itu, stimulus ini juga diberikan bagi pelanggan Sosial daya 220 VA sd 900 VA, Pelanggan Bisnis dan Industri daya 900 VA berupa pengurangan biaya beban," jelas Bob lewat rilis tertulis, Jumat (31/7/2020).

Stimulus pemerintah ini diberikan untuk meringankan beban pelanggan menghadapi pandemi Covid-19

Adapun program ini diberikan bagi, tiga stimulus. Pertama, pembebasan penerapan ketentuan Rekening Minimum bagi pelanggan yang pemakaian energi listrik di bawah ketentuan rekening minimum (40 jam nyala). Hal ini diberlakukan bagi Pelanggan Golongan Sosial daya 1300 VA ke atas (S2/1300 VA s.d. S-3/> 200 kVA); Pelanggan Golongan Bisnis daya 1300 VA ke atas (B1/1.300 VA s.d. B-3/> 200 kVA); dan Pelanggan Golongan Industri daya 1300 VA ke atas (I-1/1.300 VA s.d. I-4/30.000 kVA keatas).

Kemudian kedua, stimulus berupa pembebasan penerapan ketentuan Jam Nyala Minimum bagi pelanggan Golongan Layanan Khusus sesuai dengan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL).

Ketiga, berupa stimulus pembebasan biaya beban, yang diberlakukan bagi Pelanggan Golongan Sosial daya 220 VA dan 900 VA (S-1/220 VA, S-2/450 VA, S-2/900 VA) ; Pelanggan Golongan Bisnis daya 900 VA (B-1/900 VA); dan Pelanggan Golongan Industri daya 900 VA (1-1/900 VA).

"Melalui stimulus Tarif Tenaga Listrik ini, pelanggan hanya perlu membayar sesuai dengan pemakaian riil. Sementara selisih dari Rekening Minimum atau Jam Nyala Minimum terhadap rekening realisasi pemakaian serta Biaya Beban menjadi stimulus yang dibayar Pemerintah," jelas Bob.

Stimulus ini berlaku sejak rekening Juli, Agustus, September, Oktober, November, dan Desember Tahun 2020.

PLN memastikan stimulus ini tidak akan mengganggu keuangan PLN. Pasalnya setiap stimulus yang diberikan akan diganti pemerintah melalui mekanisme kompensasi seperti halnya stimulus yang telah diberikan kepada pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA bersubsidi serta industri dan bisnis kecil berdaya 450 VA.

"Total dari tiga stimulus itu, pelanggan PLN di wilayah UID Jatim, mencapai 858.603 Pelanggan Segmen Sosial, Bisnis dan Industri," tandas Fenny.(*)

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved