Breaking News:

Berita Jember

UPDATE Pemakzulan Bupati Faida, 11 Parpol Desak DPRD Jember Ajukan Hasil HMP ke Mahkamah Agung

Seminggu setelah pemakzulan Bupati Faida, DPRD Jember belum menunjukkan langkah tindak lanjut.

surya/sri wahyunik
Bupati Faida menjawab keputusan pemakzulan dirinya oleh DPRD Jember, Kamis (23/7/2020). Selanjutnya 11 parpol mendesak DPRD Jember ajukan hasil HMP ke MA. 

Sementara itu Sekretaris DPC PKB Jember Ayub Junaidi menambahkan, 11 Parpol pemilik kursi di parlemen Jember akan mendorong DPRD Jember segera mengirimkan materi pendapat pemakzulan itu ke MA.

"Ini adalah negara demokrasi, dan prosesnya paska HMP adalah mengirimkan berkas ke MA. Kami 11 Parpol ini akan mengawal itu, dan menunggu. Apapun hasilnya, kami akan menghormati putusan MA tersebut. Ini untuk kepentingan masyarakat Jember," tegas Ayub.

Selain ketiga pimpinan Parpol itu, pimpinan delapan Parpol yang lain juga senada.

Mereka bersepakat dan mendesak DPRD Jember untuk segera mengirimkan berkas ke MA.

Seperti diberitakan, pekan lalu DPRD Jember menggunakan Hak Menyatakan Pendapat, setelah sebelumnya memakai Hak Interpelasi dan Hak Angket.

Melalui HMP, anggota dewan Jember bersepakat memakzulkan Bupati Jember Faida.

Pimpinan parpol di Jember ketika berkumpul untuk memberikan dukungan pendapat pemakzulan terhadap bupati dikirimkan ke MA
Pimpinan parpol di Jember ketika berkumpul untuk memberikan dukungan pendapat pemakzulan terhadap bupati dikirimkan ke MA (surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik)

Jawaban Mendagri

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menanggapi pemakzulan terhadap Bupati Jember Faida oleh DPRD setempat. 

Tito Karnavian yang sebelumnya diminta DPRD Jember untuk memberhentikan Bupati Faida masih menunggu putusan Mahkamah Agung (MA)

Putusan Mahkamah Agung ini lah yang nantinya akan menjadi dasar Tito Karnavian memberikan keputusan. 

Halaman
1234
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved