Idul Adha 2020

Di Kabupaten Tuban, Pemotongan Hewan Kurban Diatur saat Pandemi Covid-19

Pemotongan hewan kurban pada Idul Adha 1441 H di masa pandemi covid-19 atau virus corona, berbeda dengan tahun sebelumnya.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Ilustrasi penjualan hewan kurban menggunakan jasa SPG. 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Pemotongan hewan kurban pada Idul Adha 1441 H di masa pandemi covid-19 atau virus corona, berbeda dengan tahun sebelumnya.

Jika sebelumnya panitia penyembelih bisa bebas tanpa menerapkan jarak satu sama lain, kini hal itu diatur.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Sahid mengatakan, pihaknya telah memberikan penyuluhan mengenai tata cara berkurban dan penyembelihan hewan.

Pemotongan hewan qurban harus sesuai syariat agama Islam serta menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Di antaranya meliputi jaga jarak fisik, pembatasan jumlah panitia pemotongan hewan qurban, dan menyediakan fasilitas cuci tangan.

"Penerapan jarak dilakukan, setiap orang juga harus menggunakan alat pelindung diri dan pengecekan suhu tubuh," terang Sahid, Kamis (30/7/2020).

Dia meminta, panitia kurban agar berkoordinasi dengan Gugus Tugas Kecamatan dan Desa.

Hal tersebut dimaksudkan untuk menjaga keamanan penyelenggaraan salat, sekaligus menjamin kehalalan dan kebersihan daging qurban yang disalurkan ke masyarakat.

"Kita minta panitia kurban di setiap titik agar berkoordinasi dengan gugus tugas," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tuban, Eko Julianto menyatakan, proses penyembelihan qurban dan distribusi daging agar dilakukan beberapa hari.

Dengan cara mengoptimalkan 3 hari setelah idul qurban, yaitu di Hari Tasyrik tanggal 11-13 bulan Dzulhijjah. Tujuannya, untuk memecah kerumunan penerima.

"Kami telah memberikan buku pedoman kepada sejumlah takmir masjid terkait pelaksanaan qurban, panitia bisa melibatkan Ketua RT/RW untuk distribusi daging qurban agar warga tidak perlu datang ke lokasi penyembelihan," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Pemkab Tuban mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor: 451/3499/414.012/2020 terkait penyelenggaraan Hari Raya Idul Adha tahun 2020, yang ditandatangani Sekda Tuban, Budi Wiyana.

SE tersebut merujuk pada SE Menteri Agama RI tentang Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Qurban tahun 1441 H/2020 M Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved