Breaking News:

Detik-Detik Pasien Covid-19 Ditemukan Tewas Lompat dari Kamar Isolasi Lantai 6 RS Haji Surabaya

Seorang pasien Covid-19 ditemukan tewas setelah melompat dari kamar isolasi lantai 6 di RS Haji Surabaya.

Freepik
Ilustrasi virus Corona 

Dilansir dari situs lawan COVID-19, berikut sebaran kasus corona di Surabaya berdasarkan Kecamatan, per Kamis (30/7/2020).

Kecamatan Jumlah Kasus
Sukomanunggal 238
Tandes 209
Asem Rowo 118
Benowo 160
Pakal 112
Lakarsantri 116
Sambikerep 194
Genteng 206
Tegalsari 341
Bubutan 312
Simokerto 243
Pabean Cantian 188
Semampir 309
Krembangan 476
Bulak 137
Kenjeran 415
Tambaksari 763
Gubeng 541
Rungkut 534
Tenggilis Mejoyo 176
Gunung Anyar 154
Sukolilo 284
Mulyorejo 282
Sawahan 495
Wonokromo 458
Karangpilang 192
Dukuh Pakis 160
Wiyung 203
Gayungan 124
Wonocolo 231
Jambangan 176
Hasil Rapid Test Masih Reaktif, Peserta UTBK Tahap Tiga Gagal Ikuti SBMPTN

Hasil rapid test yang menjadi syarat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) membuat sebagian peserta harus dijadwalkan ulang hingga tahap tiga.

Dari 314 peserta UTBK di Universitas Airlangga yang dijadwalkan ulang karena dinyatakan reaktif dalam tahap 1 maupun tahap 2, 14 peserta relokasi yang sudah mengambil UTBK di tahap kedua karena hasil rapid terbarunya dinyatakan non reaktif.

Prof Junaidi Khotib, Ketua Pusat UTBK Unair mengatakan, kesempatan relokasi atau resecedule ini hanya diberikan hari ini.

"Jadi ada 303 yang disiapkan hari ini untuk mengikuti Ujian Relokasi pada pukul 14.00, tapi ini sudah ada yang datang dan melakukan rapid ternyata 4 diantaranya masih reaktif. Kami melakukan rapid sampai 2 kali agar tidak terjadi keraguan," ujar Prof Junaidi.

Prof Jun juga mengatakan, yang dinyatakan reaktif hari ini sudah tidak punya kesempatan lagi untuk mengikuti UTBK.

Namun ia menyampaikan, peserta yang hari ini reaktif diharapkan tidak berkecil hati dan bisa mengikuti UTBK ditahun depan dengan performa yang lebih baik.

Che Vienna Adelia, peserta UTBK asal Surabaya mengungkapkan dirinya harus mengikuti rapid on the spot karena hasil swab miliknya sudah lewat dari 14 hari.

"Hasil rapid saya di laboratorium saat mau ujian tahap satu reaktif, kemudian saya swab di Gelora Pancasila hasilnya negatif. Makanya saya dijadwalkan ulng test hari ini,"urainya.

Vienna berharap dirinya bisa mengikuti UTBK setelah rangkaian pemeriksaan Covid-19 menunjukkan dirinya negatif.

"Waktu itu saya agak flu, sekarang sehat semoga non reaktif. Saya ingin ikut UTBK, kalaupun gagal setidaknya saya bisa tes,"harapnya sambil menunggu hasil rapid. (Sulvi Soviana/Abdullah Faqih/SURYA.co.id).

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved