Breaking News:

Arema Malang

Reaksi Pemain dan Pelatih Arema FC Malang Hadapi Ancaman Jadwal Padat Liga 1 2020

Lanjutan Liga 1 2020 yang bakal digulirkan mulai 1 Oktober mendatang dipastikan bakal memiliki jadwal sangan padat.

Arema FC
Asisten pelatih Arema FC Malang, Charis Yulianto memberi penilaian terkait padatnya jadwal Liga 1 2020 mendatang 

Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | MALANG - Lanjutan Liga 1 2020 yang bakal digulirkan mulai 1 Oktober mendatang dipastikan bakal memiliki jadwal sangan padat.

Bahkan Arema FC Malang sudah mendengan kabar kompetisi liga 1 2020 yang akan dimulai Oktober sampai Februari mendatang, rencannya digelar dua kali pertandingan dalam sepekan.

Ini tentu akan menguras tenaga pemain. Selain itu potensi cedera juga riskan dialami pemain.

Asisten pelatih Arema FC Malang, Charis Yulianto berharap agar PT LIB selaku operator liga dapat mengatur jadwal sehingga pemain mendapatkan waktu recovery yang cukup, sekalipun kompetisi dipusatkan di Jawa.

"Harapan kami pertandingan mungkin bisa digelar satu Minggu sekali. Jadi waktu recovery untuk pemain cukup," kata Charis Yulianto, Rabu (29/7/2020).

Lebih lanjut mantan pelatih Bhayangkara FC U-19 itu mengatakan,  apabila waktu recovery masih masuk akal dan ideal, tentu Arema FC akan menerima.

"Jadwal yang padat tidak akan jadi masalah. Tapi dilihat saja nanti bagaimana. Lagipula sekarang klub belum mendapatkan draft jadwal. Apakah perlu diubah atau tidak," jelasnya.

Sementara itu gelandang Arema FC Malang Hanif Sjahbandi menilai, jadwal padat yang akan dilalui musim ini, bukan menjadi hal baru bagi para pemain. Pasalnya Liga 1 musim lalu juga pernah mengalami hal serupa.

Bahkan masing-masing klub Liga 1 harus bermain setiap empat hari sekali, yang membuat banyak pemain cedera.

"Kayanya musim lalu pernah mengalami hal itu. Dulu empat hari sekali harus tanding. Pemain dan tim tentu harus belajar dari musim lalu. Resiko cedera itu sudah pasti, itu kembali ke pemain sendiri untuk mengatur kondisinya sendiri. Semakin hari semakin letih. Jadi tahu batas kemampuan. Semoga teman-teman bisa beradaptasi dengan baik, sehingga memberikan hasil yang maksimal," terang Hanif.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved