Breaking News:

Berita Lamongan

Razia Siang Malam, Masih Banyak Warga Lamongan Abaikan Protokol Kesehatan

Para petugas gabungan harus mendekati sejumlah orang yang kedapatan tidak memakai masker di Jalan Panglima Sudirman, Rabu (29/7/2020).

surya/hanif manshuri
Cara anggota TNI AD dan petugas gabungan mendisiplinkan pengendara motor yang tidak memakai masker dalam penegakkan protokol kesehatan Covid-19, Rabu (29/7/2020). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Tidak ingin ada masyarakat yang abai untuk mematuhi protokol kesehatan saat pandemi Covid-19 belum mereda, petugas gabungan dari TNI Polri dan Satpol PP Lamongan intens melakukan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan.

Operasi penegakan disiplin ini terutama dilakukan di tempat-tempat keramaian di Lamongan, termasuk sejumlah titik pemberhentian bus dan di depan stasiun KA. Dan memang masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan pencegahan penularan, terutama memakai masker.

Para petugas gabungan harus mendekati sejumlah orang yang kedapatan tidak memakai masker di Jalan Panglima Sudirman, Rabu (29/7/2020).

Pasi Ops Kodim 0812 Lamongan, Lettu Inf. Bambang mengatakan, operasi petugas gabungan ini dilakukan untuk meningkatkan disiplin masyarakat terhadap protokol Kesehatan Covid-19. Selain itu, operasi ini juga untuk membangun kesadaran masyarakat melaksanakan adaptasi kebiasaan baru.

"Operasi gabungan penegakan disiplin protokol kesehatan ini kami lakukan di seluruh wilayah Lamongan, terutama di tempat keramaian," kata Bambang kepada wartawan.

Saat operasi, lanjut Bambang, petugas gabungan mengimbau masyarakat untuk memakai masker dan rajin cuci tangan untuk memutus mata rantai penyebaran Corona di Lamongan. Operasi penegakan disiplin ini, lanjut Bambang, dilakukan siang malam dengan melibatkan personel TNI, Polri dan Satpol PP.

"Sasarannya adalah tempat-tempat keramaian. Seperti yang kami lakukan di depan Lapas Lamongan, Jalan Pahlawan dan Jalan Panglima Sudirman, depan Stasiun Lamongan, " katanya.

Menurut Bambang, patroli pengawasan disiplin protokol kesehatan ini untuk mengajak masyarakat menjalankan adaptasi kebiasaan baru. Tidak hanya pengawasan terhadap pengunjung, imbuh Bambang, pengelola pertokoan, pasar, tempat kuliner juga diimbau mematuhi protokol kesehatan.

"Untuk pengelola, kita cek apa sudah menyediakan sarana cuci tangan, apakah pengunjung sudah dites suhu badan dan lain-lainnya. Kalau ada yang melanggar, kita peringatkan hingga ditutup tempat usahanya," tandasnya.

Terpisah, Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf. Sidik Wiyono mengapresiasi jajarannya yang kompak dan bersinergi dengan melakukan pengawasan masyarakat. Operasi ini, menurut Sidik, merupakan bagian dari upaya satuan tugas Covid-19 Lamongan dalam percepatan penanganan.

"Karena kita harus menyadari bahwa vaksin Covid-19 adalah kedisiplinan kita sebagai masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan," jelasnya.

Data resmi Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan menunjukkan, pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Lamongan mencapai 310 pasien. Sementara,5.0714 orang berstatus pelaku perjalanan, 1180 orang berstatus kontak erat, 1033 suspect.

"Mari kita taati peraturan pemerintah untuk melakukan jaga jarak fisik dan sosial. Wajib memakai masker saat keluar rumah. Tetap waspada dan bersama-sama kita putus mata rantai penyebaran Covid-19," pinta Sidik.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved