Breaking News:

Berita Lamongan

Jhony Pranata Asah Skill Bermotor Tim Branjangan Polres Lamongan

Harun tidak mau Tim Branjangan satuan Sabhara Polres Lamongan mempunyai kemampuan asal-asalan saat menjalankan tugas.

surya/hanif manshuri
Salah seorang instruktur yang juga pebalap nasional menunjukkan kemampuannya mengendalikan motor trail dalam latihan Tim Branjangan Polres Lamongan, Rabu (29/7/2020). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Siapa tidak kenal Jhony Pranata, crosser yang pernah malang melintang di berbagai arena motocross nasional dan internasional. Kemampuan dan teknik tinggi mantan pebalap senior itu tetap diakui, dan sekarang ditularkan kepada para anggota Tim Branjangan Polres Lamongan, Rabu (29/7/2020).

Siang kemarin, belasan anggota Tim Branjangan diasah skillnya mengendarai dan mengendalikan motor trail, yang biasa dipakai berpatroli. Raungan mesin-mesin dari 'roda gila' memekakkan telinga, saat anggota polres memeragakan kemampuannya di bawah instruksi Jhony.

Kapolres Lamongan, AKBP Harun mengatakan sengaja mendatangkan Jhony Pranata bersama dua croser nasional lainnya yaitu Ananda Rigi Aditya, Hendry untuk melatih anggotanya. Harun tidak mau Tim Branjangan satuan Sabhara Polres Lamongan mempunyai kemampuan asal-asalan dalam bersepeda saat menjalankan tugas.

"Kami ingin anggota Polres Lamongan yang tergabung Tim Branjangan mempunyai kemampuan teknik dan ketangkasan dalam berkendara. Bisa mengendarai motor secara aman dan benar, " alasan Harun saat memantau anggotanya berlatih di pelataran Sport Center Lamongan.

Materi yang diujikan di antaranya posisi pengereman, teknik berdiri agak kebelakang dengan aksi lutut menjepit jok motor, teknik bnerbelok, badan sejajar dengan motor dengan kaki diangkat dan menjepit tangki.

Selain itu para polisi itu belajar teknik riding position berbelok, teknik duduk di tengah, sampai cara bermotor dengan tangan dibuka saat menarik gas.

Harun mengungkapkan, latihan peningkatan kemampuan dan ketangkasan bermotor itu merupakan kegiatan yang langka. Untuk itu Harun menekankan kepada anggotanya untuk manfaatkan pelatihan itu secara serius.

"Jadi ketika ada yang sakit, tidak boleh dipaksakan. Utamakan keselamatan, latihan yang baik, benar dan aman. Kuncinya, Tim Branjangan harus berpegang dengan apa yang sudah diajarkan instruktur, serap ilmunya, " ujar Harun.

Sejumlah anggota Sabhara yang terpilih di Tim Branjangan mengaku menemukan pengalaman baru dari para atlet nasional itu. "Alhamdulillah, anggota banyak yang antusias, serius dalam berlatih, " kata Kasat Sabhara Polres Lamongan, AKP Fadlan.

Fadlan berharap anggotanya tangkas dalam berkendara saat menjalankan tugas sebagai anggota Tim Branjangan. Ada banyak tugas menantang yang harus dipersiapkan anggota.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved