Apabila Boleh Buka, Pengusaha Karaoke di Kota Malang Sementara Diminta Terapkan 'Karaoke Syariah'

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Wanedi meminta agar pengusaha karaoke di Malang sementara terapkan 'Karaoke Syariah' dan tidak jual minuman keras

ist
Audiensi antara Perkahima, pemilik kafe, Event Organizer, dan Musisi dengan Komisi D DPRD Kota Malang   

SURYA.co.id | MALANG - Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Wanedi meminta kepada para pemilik usaha karaoke dan hiburan malam di Kota Malang agar tidak menjual minuman beralkohol apabila mereka kembali beroperasi. 

Hal tersebut dia sampaikan seusai Komisi D DPRD Kota Malang melakukan audiensi dengan Perkumpulan Karaoke dan Hiburan Malam (Perkahima) Malang Raya, event organizer, musisi dan pemilik kafe pada Rabu (29/7).

Wanedi mengatakan, dengan tidak menjualbelikan minuman beralkohol tersebut, masyarakat jadi lebih sadar dalam menerapkan physical distancing.

"Karena sangat tidak mungkin orang yang terpengaruh minuman beralkohol untuk menerapkan physical distancing. Jadi untuk sementara waktu nanti harus menerapkan karaoke syariah," ucapnya kepada awak media.

Dalam pertemuan yang berlangsung pada sore hari tersebut, Perkahima meminta DPRD Kota Malang dapat menjembatani agar tempat usahanya diizinkan buka oleh Wali Kota Malang.

Pasalnya, Wali Kota Malang, Sutiaji belum mengizinkan tempat karaoke dan hiburan malam untuk buka di Kota Malang

"Sebenarnya memang belum memungkinkan untuk buka, karena Kota Malang masuk kategori zona merah Covid-19,".

"Tapi apapun itu, akan kami serap keluhan mereka. Karena mereka juga memperhatikan nasib dari karyawannya yang lama tidak bekerja. Dan kita pun selalu dihadapkan dalam pilihan sulit," ucap Wanedi.

Oleh karenanya, keluhan-keluhan yang disampaikan dari hasil audiensi tersebut akan disampaikan pula kepada Pemerintah Kota Malang.

Dalam waktu dekat ini, Wanedi berjanji akan mengundang lagi para pelaku usaha agar dapat melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Malang.

"Semua akan kami komunikasikan dengan tim satgas Covid-19 Kota Malang. Mereka akan kami undang lagi, agar permasalahan ini bisa segera memunculkan solusi yang baik bagi semuanya," tandasnya.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved