Breaking News:

Berita Blitar

Puskesmas Ditutup Total Setelah Dua Perawat 'Ketempelan'

Dari swab test, dua dari enam perawat itu malah 'ketempelen' Covid-19 sehingga diisolasi mandiri di rumah masing-masing.

surya/imam taufiq
Papan pengumuman terpasang di depan sebuah Puskesmas di Kabupaten Blitar, setelah dua perawat di sana tertular virus Corona. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Kejadian penutupan fasilitas kesehatan (faskes) seperti Puskesmas atau rumah sakit (RS) sudah sering terjadi di awal-awal merebaknya virus Corona (Covid-19). Penutupan sebuah Puskesmas di Kabupaten Blitar pun terpaksa dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, setelah dua dari enam orang perawatnya tertular Covid-19.

Dua pegawai Puskesmas itu bersama empat rekannya baru menjemput seorang pasien di rumahnya sepekan lalu, lalu mengantarnya ke RSUD Ngudi Waluya Wlingi. Dari pemeriksaan, warga berusia tua (51 tahun) itu ternyata terdeteksi positif Covid-19.

Dan dari swab test, dua dari enam perawat itu malah 'ketempelen' Covid-19 juga, sehingga langsung diisolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Sekitar 10 hari lalu, enam pegawai Puskesmas itu dimintai tolong oleh seseorang untuk menjemput pasien,ke rumahnya. Katanya, pasien itu mengalami demam dan panas tinggi," tutur Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Blitar, Cristine Indrawati, Selasa (28/7/2020).

Cristine menambahkan, pasien itu ditengarai bukan hanya terkena penyakit bawaannya melainkan ada indikasi terpapar Covid-19. "Karena keenam petugas kami bersentuhan dengan si pasien tersebut, akhirnya kami lakukan swab test," papar Cristine.

Dan dampaknya, operasional Puskesmas terpaksa dihentikan dan fasilitas kesehatan itu juga ditutup sejak Senin (27/7/2020). Puskemas yang terletak di jalan raya Malang-Blitar itu ditutup sementara selama tujuh hari dan akan buka kembali Senin (3/8/2020) mendatang. "Itu kami lakukan demi keselamatan 25 pegawai lainnya. Termasuk masyarakat setempat," ujarnya.

Selama berlangsung penutupan Puskesmas itu, Cristin menyarakanmasyarakat berobat ke Puskemas terdekat lainnya. Misalnya Puskesmas Talun, atau Puskemas Kesamben.

Sampai sejauh ini, paparan Covid-19 di Kabupaten Blitar sudah menulari 96 orang. Menurut Krisna Yekti, juru bicara gugus Covid-19, dari jumlah itu, 33 di antaranya sudah sembuh namun 10 orang meninggal dan sebagian besar masih menjalani isolasi atau perawatan.

"Kami selalu berupaya untuk melakukan pencegahan, dengan mewajibkan masyarakat mengenakan masker dan menjaga kebersihan," pungkasnya.

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved