Breaking News:

Madura United

Madura United Minta Kejelasan Penanggung Jawab jika Pemain Terpapar Covid-19 saat Lanjutan Kompetisi

Madura United berharap mendapat kepastian terkait penanganan dan penanggung jawab jika pemain terpapar Covid-19.

youtube surya online
Direktur Utama PT. Polana Bola Madura Bersatu, Zia Ulhaq Abdurrahim (kiri) mempertanyakan penanggung jawab jika dalam lanjutan kompetisi 2020 terdapat pemain terpapar covid-19. 

SURYA.co.id | MADURA - Madura United berharap mendapat kepastian terkait penanganan dan penanggung jawab jika dalam lanjutan kompetisi Liga 1 musim ini terdapat pemain terpapar Covid-19.

Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu, Zia Ulhaq Abdurrahim, mengatakan kepastian ini penting agar pemain lebih nyaman menatap kompetisi.

"Ini persoalan penting sebelum akhirnya kami semua bicara soal persiapan kompetisi dan lain-lain," kata direktur utama perusahaan yang menaungi Madura United (MU). 

"Apakah pemain yang dimaksud diisolasi di daerah pendemi itu atau akan dibawa ke daerah tempat tinggalnya. Itu penting dibahas karena skala itu memang skala situasi yang yang bener-bener genting," tambah pria akrab disapa Habib itu.

Zia Ulhaq menjelaskan, sejauh ini dari serangkaian virtual meeting yang dilakukan PT LIB selaku operator liga dengan perwakilan liga 1 masih belum menemukan satu keputusan.

"Sejauh ini dari meeting-meeting yang sudah dilakukan belum ada keputusan selain SKEP/53," jelasnya.

Dimana PSSI SKEP/053/VI/2020, merupakan surat keputusan PSSI tentang kelanjutan kompetisi di bulan Oktober mendatang.

"Sementara skala kesehatan dan modelnya Seperti apa ini hanya pembicaraan yang klub selalu tanyakan setiap rapat virtual," katanya.

"Namun belum ada progres surat pun yang menjadikan protokol itu menjadi protokol standar regulasi resmi kompetisi lanjutan 2020," tambah Zia Ulhaq.

Satu yang diharapkannya dalam lanjutan kompetisi nanti, semua pihak yang terlibat, terutama pemain harus mendapat jaminan pasti.

"Harus betul-betul terjamin, jangan dijadikan kemudian ini sebagai persoalan sepele. Meskipun Kami tetap bersepakat bahwa dalam kondisi normal kompetisi harus jalan dan kami hadapi bersama-sama juga dengan perhatian yang ekstra," pungkasnya. 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved