Breaking News:

Berita Jember

KPK Selidiki Sejumlah Program di Jember, Termasuk Proyek Pengadaan Pelampung untuk Nelayan

Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan adanya penyelidikan di Jember. Dia menyebut ada permintaan keterangan kepada sejumlah orang

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sri Wahyunik
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Mirfano. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri sejumlah program kegiatan di Kabupaten Jember. Dua di antaranya adalah proyek perbaikan atau rehabilitasi rumah tidak layak huni, juga pengadaan pelampung untuk nelayan. Keduanya memakai sumber dana APBD tahun 2018.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, Mirfano merupakan satu dari sejumlah orang yang dimintai keterangannya oleh tim penyelidik KPK pekan lalu.

Permintaan keterangan itu dilakukan pekan lalu selama beberapa hari. KPK meminjam tempat di Mapolres Jember.

Ketika ditanya perihal apa, Mirfano menjawab tentang pengadaan pelampung untuk nelayan.

"Pengadaan pelampung tahun 2018," ujar Mirfano, Selasa (28/7/2020).

Dia dimintai keterangan pada Selasa (21/7/2020) mulai pukul 11.00 Wib - 19.00 Wib.

Selain tentang pengadaan pelampung untuk nelayan, kata Mirfano, juga ada beberapa proyek lain.

"Ada beberapa yang lain, tidak bisa saya sebutkan," lanjutnya.

Pengadaan pelampung untuk nelayan itu dilakukan tahun 2018. Ketika itu, penyerahan kepada nelayan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Jember Faida ketika ada kunjungan oleh Menteri Perikanan dan Kelautan yang ketika itu dijabat oleh Susi Pudjiastuti.

Namun pada bulan Mei 2020, Komisi C DPRD Jember menemukan jika pelampung itu menumpuk di Aula Joko Thole, Jember.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved