Breaking News:

Berita Tulungagung

Kejari Juga Pelototi Dua Dugaan Korupsi di PDAM Tulungagung

Dalam perkara dana operasional PDAM, penyidik menemukan perbuatan melawan hukum yang berpotensi menyebabkan kerugian negara

surya/david yohanes
Kasi Intel Kejari Tulungagung, Agung Tri Radityo 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Dugaan penyimpangan dalam transaksi BTN e’Batarapos di Kantor Pos Campurdarat, bukanlah satu-satunya perkara yang diselidiki Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung. Tahun ini juga ada dua perkara dugaan korupsi lainnya, yang diselidiki di PDAM Tulungagung.

Menurut Kasi Intel Kejari Tulungagung, Agung Tri Radityo, tiga perkara ini bermula dari penyelidikan seksi intelejen. Dan dugaan korupsi di PDAM yang lebih dahulu digarap adalah dana operasional dari tahun 2016-2019.

Dari perkara ini kemudian berkembang pada dugaan korupsi dana hibah PDAM tahun 2016-2019. “Dana hibah ini diperuntukkan subsidi sambungan air bersih ke rumah warga,” terang Agung, Selasa (28/7/2020).

Dugaan korupsi dana operasional di PDAM, lanjut Agung, saat ini tinggal menetapkan tersangka. Sebab sebelumnya Kejari Tulungagung telah menggandeng BPKP untuk menghitung kerugian.

Namun Agung enggan mengungkap nilai kerugian berdasar perhitungan BPKP. “Ke depan, perkembangannya akan kami sampaikan. Dari tiga pekara ini, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” sambung Agung.

Dalam perkara dana operasional PDAM, penyidik menemukan perbuatan melawan hukum yang berpotensi menyebabkan kerugian negara. Dana operasional yang telah dialokasikan diduga dipakai untuk kepentingan pribadi.

Sedangkan pada dugaan korupsi dana hibah, dana pemerintah pusat ini seharusnya untuk subsidi sambungan ke warga. Namun jumlah sambungan ternyata tidak sesuai dengan alokasi anggaran.

Sementara kecurangan transaksi BTN e’Batarapos di Kantor Pos Campurdarat diduga dilakukan oleh pegawai. Modusnya, uang dari nasabah yang ditabungkan lewat BTN e’Batarapos tidak disetor ke kantor cabang. Uang dari para nasabah ini diduga dipakai untuk kepentingan pribadi.

Penulis: David Yohanes
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved