Jenderal Iran Qassem Soleimani Makin Dikenang Setelah Dibunuh AS, Sosoknya akan Diangkat Jadi Film

Sosok Jenderal Iran Qassem Soleimani akan semakin dikenang setelah dibunuh oleh Amerika Serikat (AS) pada Januari 2020 lalu. Akan dibuatkan film

Kolase SHUTTERSTOCK/AFP/IRANIAN SUPREME LEADERS WEBSITE/HO
Ilustrasi drone dan foto yang dirilis situs kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada 4 Juni 2019 memperlihatkan Mayor Jenderal Qasem Soleimani 

SURYA.co.id - Sosok Jenderal Iran Qassem Soleimani tampaknya akan semakin dikenang setelah dibunuh oleh Amerika Serikat (AS) pada Januari 2020 lalu.

Sosok dan perjuangan jenderal Top Iran itu akan diabadikan dalam bentuk film.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Iranian Center for Strategic Studies dan International Relations, Amir Mousavi.

Melansir dari Kompas.com dalam artikel 'Iran Akan Produksi Film Tentang Mendiang Jenderal Top Qasem Soleimani', film itu akan menceritakan Komandan Pasukan Quds, Mayor Jenderal Qassem Soleimani dengan citra model perlawanan yang tak tertandingi.

Kantor Berita Fars pada Minggu pagi (26/7/2020) mengutip ucapan Mousavi yang mengatakan bahwa Iran berinisiatif mengadakan Festival Film Perlawanan Internasional ke-16.

Inisiatif festival film itu merupakan langkah unik karena melalui seni dan pembuatan film, dapat menciptakan hubungan antara resistensi, opini publik dan seniman.

Mousavi menjelaskan bahwa Festival Film Perlawanan Internasional akan merekam seluruh perlawanan di Iran, Libanon dan Suriah, khususnya juga dalam sejarah Palestina melalui karya seni teater dan film karena Palestina telah menyaksikan serangkaian bentuk perlawanan dan perjuangan.

Mousavi juga menekankan bahwa sosok Soleimani yang punya kepribadian multi-dimensi menunjukkan pentingnya produksi film tersebut.

Melalui film, akan sangat mungkin mengangkat berbagai sudut pandang tentang figur militer top di Iran itu.

Direktur Mousavi juga mengatakan bahwa kesopanan Soleimani dalam berurusan dengan rekan-rekan militer menyebabkan popularitasnya tak tertandingi di antara para pejuang di garis depan perlawanan.

Hal itu tentu hanya dimengerti oleh orang-orang yang berada di sekitarnya.

Sosok Soleimani dianggap contoh yang baik untuk perlawanan.

Sebelumnya, Jenderal top Iran Qassem Soleimani dilaporkan tewas dalam sebuah serangan yang berlangsung di Bandara Baghdad.

Kelompok paramiliter Irak, Hashed Al Shaabi yang disokong Teheran pada Jumat (3/1/2020) lalu melaporkan kematian jenderal terkemuka tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved