Berita Lamongan
Bupati Lamongan Berharap Pandemi Tidak Halangi Tekad Mencerdaskan Anak Bangsa
Dengan menjadi sekolah tangguh, maka proses belajar mengajar tetap dilaksanakan dengan baik.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Proses belajar mengajar di dunia pendidikan Indonesia, khususnya Lamongan, yang jauh dari ideal akibat pandemi Covid-19, semakin membuat prihatin Bupati Lamongan, Fadeli. Kondisi itu menjadi alasan Fadeli mendorong keras pembentukan sekolah-sekolah tangguh, agar misi mencerdaskan anak-anak bangsa tetap terlaksana.
Disampaikan Fadeli, semua pihak termasuk pendidik, jagan sampai kehilangan banyak momen serta waktu untuk mencerdaskan anak-anak yang merupakan tunas bangsa.
"Itu tentunya dimulai dari kualitas sekolah yang harus kita bangun dari awal, sehingga tidak tertinggal nantinya,” ujar Fadeli saat meninjau penerapan simulasi sekolah tangguh di SMPN 3 Lamongan
Terkait sekolah-sekolah yang terkendala dalam pelaksanaan tatap muka serta kendala jaringan, Fadeli menegaskan bahwa guru masih dapat melakukan pembelajaran melalui sistem guru kunjung.
Itu menjadi salah satu ikhtiar agar pendidikan tetap berjalan, dan sekolah-sekolah di Lamongan menjadi sekolah tangguh di masa pandemi Covid-19. Dengan menjadi sekolah tangguh, maka proses belajar mengajar tetap dilaksanakan dengan baik.
"Kalau sudah terbentuk menjadi sekolah tangguh, maka proses belajar mengajar akan terpenuhi dengan ideal, " kata Fadeli.
Sampai saat ini sekolah belum sepenuhnya melakukan pembelajaran tatap muka. "Kalau sudah ada lampu hijau dari Kemendikbud, belajar di sekolah bisa segera dilaksanakan sesuai protokol kesehatan di era new normal,” ungkap Fadeli.
Simulasi dan sosialisasi sekolah tangguh dimulai dengan meninjau kesiapan sekolah, mulai dari penerapan protokol kesehatan yang ketat, pelaksanaan pemeriksaan suhu, rajin mencuci tangan menggunakan sabun di bawah air yang mengalir.
Juga diharuska menjaga jarak di mana sebagian siswa mengikuti tatap muka, sebagian daring mengikuti pembelajaran di rumah, penggunaan masker, pembatasan waktu pembelajaran, ditiadakannya jam istirahat, istirahat di kelas, dan aturan-aturan sejenis yang sesuai dengan protokol kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/simulasi-daring-lamongan.jpg)