Breaking News:

Citizen Reporter

Air Jolotundo Tak Pernah Surut, Mitos jika Ingin Awet Muda, Cantik, dan Tampan Mandilah di Petirtaan

Petirtaan Jolotundo begitulah masyarakat menyebutnya. Bukan hanya petirtaan karena di situ juga ada candinya.

Foto: istimewa
Pengunjung Petirtaan Jolotundo sedang berfoto saat sebelum pendemi. 

SURYA.co.id | Pulau Jawa memiliki banyak petilasan. Di Mojokerto dulu ada kerajaan yang sangat termasyur sampai ke pelosok Nusantara, yaitu Majapahit yang sangat digdaya.

Kini hanya tinggal cerita saja Majapahit sudah runtuh yang tertinggal hanya candi-candi.

Di manakah kerajaan Majapahit? Tidak ada yang tahu tepatnya letak geografis kerajaan Majapahit.

Para ahli hanya mampu menyusun hipotesis tanpa ada bukti yang pasti keberadaannya.

Selain candi, di Mojokerto juga ada suatu tempat peninggalan kerajaan Majapahit.

Letaknya tersembunyi di lereng Gunung Penanggungan tepatnya di Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Petirtaan Jolotundo begitulah masyarakat menyebutnya. Bukan hanya petirtaan karena di situ juga ada candinya.

Jalur ke petirtaan Jolotundo cukup mudah kalau dimulai dari Pabrik Gula Krembung.

Lokasinya dekat dari pabrik gula itu. Dari pabrik tersebut lurus ke arah selatan. Sampai di pertigaan Jasem belok kanan kemudian sekitar satu kilometer belok kiri.

Nah, pengunjung bisa mengikuti jalan besar yang ke arah Trawas. Ada petunjuk untuk sampai ke pertirtaan Jolotundo.

Halaman
1234
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved