Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Ribuan Pekerja Hiburan Malam di Surabaya Siap Turun Jalan jika Perwali 33/2020 Tak Dicabut

Ribuan karyawan dan pekerja hiburan malam di Surabaya siap turun jalan jika hingga 3 Agustus 2020 tidak ada pencabutan Perwali 33/2020.

surya.co.id/nuraini faiq
Puluhan perwakilan pekerja hiburan malam menggelar hearing di gedung DPRD Surabaya, Senin (27/8/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ribuan karyawan dan pekerja hiburan malam di Surabaya siap turun jalan jika hingga 3 Agustus 2020 tidak ada pencabutan Perwali 33/2020.

"Jangan diskriminasi dengan pekerja siang. Cabut Perwali 33 atau kami semua ribuan pekerja malam Surabaya akan berdemo," kata Nurdin Longgari, dari Badan Pekerja dan Buruh Pemuda Pancasila mendampingi para pekerja hiburan malam di DPRD Surabaya.

Nurdin bersama puluhan perwakilan pekerja hiburan malam menggelar hearing dengan DPRD Surabaya dipimpin Ketua Komisi D Khusnul Khotimah.

Hearing digelar bersama Komisi D dan Komisi A di Ruang Badan Anggaran (Banggar) gedung baru DPRD Surabaya, Senin (27/7/2020).

Para karyawan dan pekerja hihuran malam mulai waitres hingga kelas manajer hadir dalam memperjuangkan nasib mereka lima bulan tidak bekerja. Mereka tidak bisa lagi menafkahi keluarga. 

Bahkan selain mereka ada juga perwakilan Seniman Musik, Seniman Dj, Artis, PR, LC, Traphis, MC weding, hingga Security dari tempat hiburan yang berbeda bersatu mengadu dan menuntut ke dewan. Setiap jenis pekerjaan itu mengirim lima perwakilan saat hearing. 

"Pekerja dirugikan Perwali baru karena tempat kerja tutup. Bu Wali, beri kesempatan kepada kami bekerja menafkahi keuarga. Jangan biarkan kami terus menumpuk utang," tambah Nurdin. 

Sejak awal Juli mulai diberlakukan 

Perwali 33/2020 sebagai pengganti Perwali 28/2020. Regulasi ini mengatur tata cara dan pelaksanaan aktivitas di semua sektor pekerjaan, termasuk hiburan dan tempat rekreasi yang diperbolehkan buka.

Namun begitu terbit Perwali 33, tak ada lagi tempat hiburan buka karena pemberlakuan jam malam.

Halaman
123
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved