Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

KPK Puji Capaian PAD Pemprov Jatim yang Progresif di Tengah Pandemi, Capai 68,6 Persen di Semester 1

Realisasi pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov Jatim hingga semester 1 tahun anggaran 2020 mencapai 68,67 persen yaitu Rp 9,28 trilliun.

SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat presentasi capaian pendapatan dan serapan anggaran belanja dalam rapat penyerapan anggaran dan pemulihan ekonomi tahun 2020 bersama pemda dan KPK di Dyandra Convention Center Surabaya, Senin (27/7/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar rapat penyerapan anggaran dan pemulihan ekonomi tahun 2020 bersama pemda dan KPK di Dyandra Convention Center Surabaya, Senin (27/7/2020).

Dalam kesempatan tersebut Pemprov Jawa Timur mendapatkan pujian dari Deputi Bidang Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan.

Pasalnya, realisasi pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov Jatim hingga semester 1 tahun anggaran 2020 mencapai 68,67 persen yaitu Rp 9,28 trilliun.

“Ini membanggakan, bagaimana Jawa Timur penerimaan PAD mencapai 68 persen, kok bisa. Ini adalah hal baik yang bisa harus ditiru oleh daerah lain,” kata Pahala Nainggolan, Senin (27/7/2020).

Selain itu, dalam forum ini juga disampaikan bahwa total realiasi pendapatan provinsi Jawa Timur mencapai total saat ini sudah mencapai 49,6 persen.

Yang terdiri dari sumber PAD Rp 9,2 trilliun dari target Rp 13,5 trilliun, kemudian dari sumber dana perinbangan Rp 4,2 triliun dari target Rp 13,5 trilliun dan sumber pendapatan lain lain yang sah Rp 43,6 miliar dari target Rp 166 miliar.

Sedangkan untuk capaian realisasi belanja Pemprov Jatim secara keseluruhan mencapai 36,41 persen yaitu Rp 10,7 trilliun.

Yang terinci dari realisasi belanja tidak langsung 38,2 persen senilai Rp 7,79 trilliun, dan realisasi belanja langsung 28,92 persen dengan nilai Rp 2,6 trilliun.

Dalam kesempatan yang sama Pahala Nainggolan mengingatkan bahwa di masa pandemi, pemerintah tetap harus fokus untuk menjalankan tugasnya dalam memberikan pelayanan publik. Di samping terus memberikan yang terbaik dalam penanganan pandemi.

“Memang sekarang sedang fokus pandemi tapi pemerintah juga tidak boleh melupakan untuk terus memberikan pelayanan publik,” tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved