Breaking News:

Cucu Bos Red Bull Tabrak Lari Tewaskan Polisi Pakai Ferrari, #BoycottRedBull Trending di Twitter

Tabrak lari yang melibatkan keluarga miliarder minuman berenergi Red Bull di Bangkok berakhir happy alias bebas dakwaan.

Editor: Iksan Fauzi
surya/dyan rekohadi
ILUSTRASI Mobil-mobil Ferrari diparkir di Halaman Hotel Tugu Malang, Sabtu (31/1/2015). 

SURYA.co.id | BANGKOK - Tabrak lari yang melibatkan keluarga miliarder minuman berenergi Red Bull di Bangkok berakhir happy alias bebas dakwaan.

Padahal, tabrak lari itu menyebabkan seorang polisi tewas. 

Kasus tersebut melibatkan cucu miliarder bos Red Bull, Vorayuth "Boss" Yoovidhya. Dia adalah cucu pendiri Red Bull.

Namun, status bebas dkwaan membuat publik Thailand marah. 

Mereka menilai, orang kaya kebal hukum.

Kemarahan publik Thailand ini lalu dilampiaskan ke media sosial.

Akhir pekan lalu tagar #BoycottRedBull dan #BossRedBull masuk trending topic Twitter.

Kecelakaan terjadi 2012 

Peristiwa itu terjadi pada 2012.

Ia mengalami kecelakaan dengan mobil Ferrari-nya di Bangkok, dan dituduh menabrak serta menewaskan seorang polisi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved