Breaking News:

Berita Malang

Proyek Nasional KEK Singosari Tak Terganggu Wabah Covid-19

Fokus pembangunannya akan terbagi menjadi tiga sektor pembangunan. Yaitu sektor pariwisata, teknologi informasi, industri

Foto Humas Pemkab Malang
Bupati Malang Muhammad Sanusi saat mengunjungi Pasar Singosari beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Realisasi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosaro tetap berjalan meski pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda akan berakhir. Alasannya, KEK Singosari dinilai sebagai salah satu proyek nasional bernilai investasi Rp 15 miliar, atau terbesar di Kota Malang.

“Saat sebelum masa pandemi sudah dilaksanakan penetapan terkait operator KEK Singhasari," ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang, Tomie Herawanto ketika dikonfirmasi, Minggu (26/7/2020).

Dalam proyeksi KEK Singosari nanti, fokus pembangunannya akan terbagi menjadi tiga sektor pembangunan. Yaitu sektor pariwisata, teknologi informasi, industri kreatif dan pendidikan.

Tomie menambahkan, untuk saat ini KEK Singosari lebih ditekankan rencana pengembangan pola industri berbasis informasi dan teknologi, dari pada pembangunan fisik.

"Maka yang awalnya juga ditargetkan untuk dimulai pembangunan fisik, sementara yang terus dikembangkan sekarang adalah aspek daringnya yaitu pola industri IT (informasi dan teknologi),” tutur Tomie.

Kalau sesuai ekspetasi awal, pembangunan kawasan KEK Singosari di tahap pertama akan berakhir pada September mendatang.

“Hal ini kewenangannya melekat pada operator yang mengerjakan dalam hal ini ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation). Pola pengembangan industri informatikanya tidak terdampak dan kalau bicara infrastruktur, di awal capaiannya sudah mencapai 50 persen sampai 60 persen,” ujar Tomie.

Di sisi lain Bupati Malang, Muhammad Sanusi tetap bertekad mempermudah perizinan investasi bisnis di wilayahnya, meski tengah berjibaku dengan Covid-19. Kemudahan tersebut juga berlaku bagi investor yang ingin menanamkan modal diKEK Singosari.

“Pak Presiden menekankan pemerintah daerah harus memberikan kemudahan bagi para investor yang ingin menanamkan modal, maka harus kami prioritaskan juga,” tutur Sanusi.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved