Madura United

Kompetisi Dilanjutkan di Tengah Pandemi, Madura United Komitmen Ikut Dengan Berbagai Risiko

Madura United menyatakan siap melanjutkan kompetisi dengan berbagai risikonya karena digelar di tengah pandemi covid-19

youtube surya online
Zia Ulhaq Abdurrahim (kiri), Direktur Utama PT. Polana Bola Madura Bersatu, menyatakan Madura United siap kembali berkompetisi dengan berbagai risikonya. 

Laporan Wartawan Surya, Khairul Amin

SURYA.co.id, MADURA - Zia Ulhaq Abdurrahim, Direktur Utama PT. Polana Bola Madura Bersatu, perusahaan yang menaungi Madura United (MU), berkomitmen akan mengikuti lanjutan kompetisi Liga 1 2020 dengan berbagai risiko.

Hal itu ditegaskannya setelah PSSI mendapat lampu hijau menggelar lanjutan kompetisi dari Satgas COVID-19, beberapa hari yang lalu.

"Awal kami tidak sepakat tanpa ada protokol kesehatan yang jelas," kata Zia Ulhaq Abdurrahim pada Surya, Minggu (26/7/2020).

"Dan ternyata PSSI memenuhi itu, jadi Madura United kembali kepada komitmen bahwa kami akan melanjutkan kompetisi dengan segala dinamikanya," tambah pria asal Pamekasan Madura itu.

Zia menyebut, sampai saat ini belum ada keputusan final yang sifatnya tertulis, terkait protokol kesehatan di tengah kompetisi. 

"Sesuai dengan keputusan sementara rapat virtual kemarin, oleh PSSI jumlah orang yang ada di lapangan atau sekitar lapangan tidak lebih dari 270 orang," jelasnya.

Skema itu sudah termasuk pemain, ofisial, panpel, pihak keamanan, juga media yang akan meliput pertandingan.

Meski belum final regulasi protokol kesehatan akan seperti apa, ia berharap semua pihak nantinya bisa menerapkan dengan baik.

"Semoga kompetisi ini menjadi kompetisi yang sehat dan baik untuk persepakbolaan nasional. Namun juga memberikan asas keselamatan bagi seluruh pelaku yang ada di lapangan termasuk taman-taman media," harapnya.

Tentang keputusan final, baik regulasi dan ketentuan lain termasuk protokol kesehatan yang akan diterapkan dalam kompetisi akan diputuskan dalam waktu dekat.

Saat ini, PT LIB sudang melengkapi draft yang sudah dibuat berdasarkan masukan dari klub saat virtual meeting.

"Dari masukan-masukan klub itu kemudian PT LIB akan mengajak kami setelah hari raya (Idul Adha) ketemu langsung. Rapat resmi di Jakarta dan akan dihadiri oleh semua klub," pungkasnya.

Sebelumnya, saat PT LIB memutuskan akan menggelar kembali kompetisi 1 Oktober mendatang ada banyak klub yang belum sepakat dilanjut, diantaranya adalah Persebaya, Barito Putera, dan Persik Kediri. 

Penulis: Khairul Amin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved