Berita Blitar

Blitar Punya Lintasan Balap Motor Sirkuit Sentul, Segini Tarif Bagi Penyewa

Saat ini mulai banyak komunitas dan klub motor menggunakan lintasan di Sirkuit Sentul Blitar untuk latihan balap motor

Surabaya.Tribunnews.com/Samsul Hadi
Sejumlah pemotor latihan balap motor di Sirkuit Sentul, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. 

SURYa.co.id | BLITAR - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar mulai memungut retribusi untuk pemakaian lintasan balap motor di Sirkuit Sentul, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan. Tarif retribusi pemakaian lintasan Sirkuit Sentul Rp 25.000 per motor.

Kepala Dispora Kota Blitar, Juari mengatakan saat ini mulai banyak komunitas dan klub motor menggunakan lintasan di Sirkuit Sentul untuk latihan balap motor. Terutama saat Sabtu dan Minggu, jumlah motor yang terjun latihan di lintasan bisa mencapai 50 unit.

Untuk itu, kata Juari, Dispora juga memaksimalkan pengelolaan Sirkuit Sentul. Dispora mulai memungut retribusi untuk pemotor yang terjun latihan di lintasan Sirkuit Sentul.

"Khusus yang terjun latihan di lintasan kami kenakan retribusi Rp 25.000 per motor. Tarif retribusi itu sudah sesuai Perda yang ada. Kami juga ditarget pendapatan dari Pemkot Blitar," kata Juari, Minggu (26/7/2020).

Dikatakannya, sebelumnya, Dispora tidak memungut tarif retribusi kepada pemotor yang latihan balap motor di lintasan Sirkuit Sentul. Sebelumnya, Dispora hanya memungut tarif retribusi parkir untuk kendaraan yang masuk di kawasan Sirkuit Sentul.

"Sebelumnya hanya dikenakan tarif retribusi parkir masuk kawasan Sirkuit Sentul. Sekaran selain parkir, juga ada retribusi pemakaian lintasan di Sirkuit Sentul," ujarnya.

Selain itu, kata Juari, baik komunitas, klub, maupun perorangan yang ingin latihan balap motor di lintasan Sirkuit Sentul harus izin ke Dispora. Dispora akan mendata pemotor yang latihan di lintasan Sirkuit Sentul.

"Penggunaan lintasan di Sirkuit Sentul ini bagus untuk mengurangi balap liar di jalan raya. Masyarakat mulai sadar menggunakan lintasan Sirkuit Sentul untuk latihan balap motor," ujarnya.

Tetapi, menurutnya, saat ini, lintasan di Sirkuit Sentul hanya boleh dipakai untuk latihan balap motor saja. Lintasan di Sirkuit Sentul belum boleh dipakai untuk even resmi balap motor.

Sebab, lintasan di Sirkuit Sentul belum sesuai standar dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk menggelar even resmi balap motor. "Rekomendasi dari IMI hanya diperbolehkan untuk latihan saja, kalau untuk even resmi balap motor, lintasannya perlu diperbaiki dulu sesuai standar IMI," katanya.

Sekadar diketahui, Pemkot sudah berencana memperbaiki lintasan, membangun tribun penonton, areal parkir, tower, dan perkantoran di Sirkuit Sentul. Pemkot Blitar memperkirakan biaya untuk melengkapi sejumlah fasilitas di Sirkuit Sentul mencapai Rp 24 miliar.

Dispora juga sudah mengusulkan anggaran untuk perbaikan lintasan di Sirkuit Sentul di APBD 2020. Anggaran yang diusulkan untuk perbaikan lintasan sekitar Rp 3 miliar. Tapi, karena terjadi pandemi Covid-19, rencana perbaikan lintasan diperkirakan ditunda.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved