Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Serahkan Mesin ADM ke 20 Daerah di Jatim, Khofifah Ingatkan Masyarakat Pentingnya untuk Cetak KIA

Gubernur Khofifah menyerahkan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) pada 20 kabupaten/kota di Jawa Timur, Jumat (24/7/2020).

SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) ke 20 daerah di Jatim, Jumat (24/7/2020). 

Masyarakat yang butuh mencetak cukup memasukkan NIK, scan sidik jari, atau menggunakan QR code ke mesin. Kemudian oleh mesin, akan diverifikasi dengan database. Di layar ADM kemudian akan muncul pilihan berkas apa yang ingin dicetak oleh masyarakat tersebut.

Lalu, secara otomatis, mesin ADM akan mengirimkan kembali QR code ke nomor seluler orang tersebut. QR code tersebut yang kemudian digunakan untuk verifikasi scanner yang ada di mesin ADM. Jika cocok, maka dokumen secara otomatis sudah bisa dicetak.

Untuk cetak KTP elektronik cukup membutuhkan waktu 1,5 menit. Sedangkan untuk KK, akte kelahiran dan akte kematian hanya 10 detik saja.

Bedanya dengan dokumen sebelumnya, pencetakan dokumen melalui ADM ini tidak menggunakan berkas kertas sekuritas. Kertas yang digunakan adalah kertas putih berformat A4.

Ke depan Khofifah menegaskan bahwa mesin ADM ini bisa diintegrasikan dengan layanan publik yang lain. Misalnya dengan KUA, pajak, BPJS dan layanan yang lain.

“Ada efektifvitas ganda yang bisa didapatkan masyarakat ketika kebutuhan layanan administratif mereka terpenuhi. Dan nantinya jika sudah ada integrasi maka akan terwujud satu data yang tentunya akan bisa lebih bermanfaat dalam berbagai program layanan pemerintah untuk masyarakat,” tegas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved