Breaking News:

Pilwali Surabaya 2020

Pilwali Surabaya 2020: Machfud Bikin Ayem Kader Posyandu dan Jumantik

Kehadiran bakal calon wali kota Surabaya Machfud Arifin (MA) bikin ayem teruskan kader Posyandu dan Jumantik hingga ibu-ibu Muslimat di Wonokromo.

surya.co.id/sugiharto
Bakal calon wali kota Surabaya Machfud Arifin (MA) bersama kader Posyandu dan Jumantik serta ibu-ibu Muslimat Wonokromo, Surabaya, Jumat (24/7/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kehadiran bakal calon wali kota Surabaya Machfud Arifin (MA) mampu bikin ayem teruskan kader Posyandu dan Jumantik hingga ibu-ibu Muslimat di Wonokromo, Surabaya, Jumat (24/7/2020). Kesejahteraan mereka bakal diperhatikan.

 "Saya ingin ada tambahan kesejahteraan. Selama ini ada insentif setiap kegiatan Jumantik Rp 28.500. Iki thok," keluh Ny Solihah, salah satu kader Juru pemantau jentik (Jumantik) Wonokromo.

Sebagai kader ligkungan, banyak ibu-ibu di Surabaya tercatat sebagai kader Posyandu dan Jumantik. Mereka berhak atas insentif sekali kegiatan Rp 28.500. Biasanya kegiatannya seminggu sekali. 

Solihah pun naik panggung bersama Cak Machfud diikuti warga yang lain.

Mereka adalah guru TPQ, kader Posyandu, dan Jumantik. Mereka sama-sama menyampiakan kondisi yang mereka alami.

"Saya melihat sosok Pak Machfud cukup mumpuni untuk membawa Kota Surabaya makin maju. Maju kutone, makmur Wargane. Kalau terpilih, harapan kami guru TPQ disejahterakan," ucap Bu Wahyudi.

Blusukan Cak Machfud ke Kampung Wonokoromo disambut antusias kurang lebih 200 warga.

Mayoritas adalah para ibu-ibu. Pertemuan digelar di jalan kampung yang diatur sesuai protokoler kesehatan. 

Cara duduk dengan kursi juga berjarak. Jalan kampung pun dipenuhi warga.

Pertemuan itu diinisiasi Ketua DPC PPP Surabaya yang juga anggota DPRD Surabaya, Buchori Imron dan tim relawan. Pertemuan berlangsung hangat. 

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved