Berita Malang Raya

Petani Selorejo Dipolisikan Karena Nekat Memanen Jeruk

Purwati heran cara perawatan tanaman jeruk yang dilakukan Bumdes Dewarejo. Karena para petani mendapati buah jeruk yang masih hijau malah dipetik

surya/erwin wicaksono
Petani jeruk Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.memetik di lahan sewaan. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Pelaporan 10 orang petani jeruk penyewa lahan tanah kas desa (TKD) Desa Selorejo ke Polres Malang oleh Bumdes Dewarejo beberapa waktu lalu, mendapat penjelasan, Jumat (24/7/2020).

Humas BUMDes Dewarejo, Choirul Junaedi menuturkan, ke-10 orang petani jeruk itu dilaporkan ke polisi karena memaksa panen ketika sewa tanah mereka habis.

"Ke-10 petani jeruk yang tidak dipanggil itu tidak memperpanjang sewa. Sehingga penggarapnya diganti oleh Bumdes," ujar Choirul ketika dikonfirmasi.

Choirul tidak menerangkan detail, kapan waktu jatuh tempo masa sewa para petani. Ia beralasan ketika dihubungi masih berada di luar. "Saya tidak tahu pasti kapan habisnya, karena saya sedang di luar ini," bebernya.

Sementara pengerusakan terhadap tanaman jeruk milik para petani beberapa waktu lalu, juga dibantah Choirul. Apalagi saat itu salah seorang petani menuturkan bahwa orang yang diketahui merusak, mengaku disuruh pihak Bumdes dan kelapa desa (kades).

Choirul pun menegaskan tidak pernah menyuruh atau merusak tanaman jeruk milik petani. "Kami tidak melakukan pengerusakan," ujar Choirul.

Choirul berdalih, pihaknya hanya melakukan perawatan tanaman jeruk petani. "Itu perawatan, tidak ada pengerusakan. Tujuannya agar tanaman itu tumbuh-tumbuh trubus biar daunnya bagus," ungkapnya.

Di sisi lain, Purwati heran dengan cara perawatan tanaman jeruk yang dilakukan Bumdes Dewarejo. Karena saat itu para petani mendapati buah jeruk yang masih hijau malah dipetik. "Kok yang dipetik itu yang masih hijau, itu kan tidak bisa dikonsumsi," tegas Purwati.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved