Breaking News:

Berita Sampang Madura

Hanya Satu Lapak Hewan Kurban Berani Berjualan di Sampang

Ia menambahkan, di tengah pandemi Covid-19 sekarang berakibat minimnya pembeli, bahkan ia mengaku baru bisa menjual delapan ekor sapi.

Editor: Deddy Humana
surya/hanggara pratama
Nurkholik membuka lapak penjualan hewan kurban di Jalan Syamsul Arifin Kelurahan Polagan Kecamatan Sampang, tepatnya di depan Pasar Margalela Sampang, Jumat (24/7/2020). 

SURYA.CO.ID, SAMPANG - Pengaruh pandemi Corona dirasakan para pedagang ternak pada momentum Idul Adha di Sampang. Selain penjualan hewan menurun drastis, ternyata hampir tidak ada lapak hewan kurban yang berani berjualan di Sampang.

Dari pemantauan, Jumat (24/7/2020), hanya tersisa satu lapak ternak yang buka di wilayah Kota Sampang, tepatnya di Jalan Syamsul Arifin Kelurahan Polagan, depan Pasar Margalela. Lapak satu-satunya milik Nurkholik (46) itu pun tidak ramai pembeli.

Nurkholik membenarkan hanya dirinya yang membuka lapak ternak untuk Idul Adha ini. Namun ia mengaku juga merasakan minimnya pedagang hewan kurban padahal tahun lalu masih banyak pedagang lain. "Saya berjualan sudah lima tahun, mungkin sepinya pedagang karena pandemi covid-19," ujar Nurkholik.

Ia menambahkan, di tengah pandemi Covid-19 sekarang berakibat minimnya pembeli, bahkan ia mengaku baru bisa menjual delapan ekor sapi. "Biasanya hari ini sudah ramai karena pengalaman tahun sebelumnya, tingkat keramaian meningkat sekitar tujuh hari menjelang Idul Adha," terangnya.

Ia pun heran, merosotnya jumlah pedagang ternak begitu cepat malah di momen Idul Adha. Kendati demikian, penjualan hewan kurban berupa sapi dan kambing tetap berjalan seperti biasa saat hari pasaran di pasar hewan di Desa Aeng Sarah, Kecamatan Sampang.

"Kalau di pasar, setiap Kamis tetap berjalan seperti biasa, mungkin tahun ini para pedagang memilih berjualan di sana," pungkasnya. (hanggara pratama)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved