Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

30 Daerah di Jatim CRR Covid-19 Capai 50 Persen Lebih, 8 Kabupaten/Kota Masih Jadi Sorotan

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa pengendalian covid-19 di Jatim berangsur-angsur terus menunjukkan progres yang positif.

Istimewa
Data covid-19 di Jawa Timur per Kamis, 23 Juli 2020. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa pengendalian covid-19 di Jatim berangsur-angsur terus menunjukkan progres yang positif.

Per hari Jumat (24/7/2019) ini, sudah ada 30 kabupaten/kota di Jatim kasus kesembuhan pasien terkonfirmasi covid-19 atau case recovery rate (CRR) nya melebihi 50 persen dari jumlah pasien yang dirawat.

Dan ada delapan kabupaten/kota di Jatim yang angka kesembuhannya masih di bawah 50 persen. Yaitu Kota Pasuruan (47 persen), Kabupaten Malang (46 persen), Kabupaten Lumajang (44, 8 persen), Kabupaten Jember (42 persen), Kota Blitar (39, 4 persen), Kabupaten Gresik (38,1 persen), Kabupaten Blitar (35 persen) dan Kota Malang (30, 9 persen).

Sedangkan selain delapan daerah tersebut tingkat kesembuhannya sudah di atas 50 persen. Dengan daerah tertinggi case recovery rate-nya adalah Kabupaten Tulungagung dengan kesembuhan 95,5 persen. Kemudian disusul dengan Kota Bondowoso 85,7 persen dan Kota Batu 81,2 persen.

“Alhamdulillah, jumlah kesembuhan terus bertambah. Sudah 30 daerah yang angka kesembuhannya 50 persen lebih. Ini berkat kerja sama dan kerja keras semua pihak, terutama tenaga kesehatan dan RS rujukan, TNI-POLRI, serta relawan dan masyarakat yang bergotong royong melawan covid-19. Insya Allah kita akan segera bisa melewati masa darurat pandemi ini," ungkap Khofifah, Jumat (24/7/2020) siang.

Bahkan, Kamis (23/7/2020) kemarin, adalah tambahan pasien sembuh harian terbanyak di Jatim selama pandemi. Yaitu 665 pasien dinyatakan sembuh dalam sehari. Dan total pasien sembuh menjadi 11.125 atau setara 57,19 persen.

Menurut Khofifah, beban pasien Jawa Timur cukup berat jika dibandingkan daerah lain di Indonesia.

Dengan jumlah kasus 19.450 orang, maka angka kesembuhan kumulatif 11.125 yang dicapai Jatim ini merupakan berkah yang luar biasa.

Namun demikian, Khofifah juga tetap meminta kepada masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

Menurutnya, jangan sampai kesembuhan ini justru membuat masyarakat abai karena bahaya masih mengancam.

“Jangan bahagia berlebihan sehingga lupa kalau Jatim masih dalam situasi darurat dan semua berpotensi tertular dan menularkan" tuturnya.

Khofifah menambahkan, Pemprov Jatim terus menggiatkan testing dan tracing kepada orang-orang yang beresiko atau berpotensi terjangkit Covid-19.

"Jika ditemukan positif, maka mereka langsung mendapatkan treatment medis. Kita cegah penularan secara progresif ," imbuhnya.

Melihat terus melejitnya angka kesembuhan di Jatim diikuti dengan menurunnya jumlah zona merah, Khofifah pun mengaku optimistis Jatim bisa segera menyelesaikan persoalan Covid-19 ini dan segera melakukan pemulihan ekonomi.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved