Breaking News:

Persik Kediri

Respons Pelatih Persik Kediri Joko Susilo Soal Klub Wajib Mainkan Pemain U-21

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo, akui mendukung wacana lanjutan kompetisi Liga 1 2020 musim ini mewajibkan klub mainkan dua pemain U-21

Kompas.com
Pelatih persik Kediri, Joko Susilo mendukung wcana Liga 1 2020 mewajibkan klub mainkan pemain U-21 

SURYA.co.id | KEDIRI - Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo, akui mendukung wacana lanjutan kompetisi Liga 1 2020  musim ini mewajibkan klub mainkan dua pemain U-21.

Wacana tersebut menguat berdasarkan hasil virtual meeting PT Liga Indonesia Baru (LIB), operator liga dengan perwakilan klub Liga 1 pada 17 Juli lalu.

Meskipun kesepakatan ini masih belum final karena belum diputuskan secara tertulis oleh PT LIB.

"Saya sangat setuju, bagus sekali untuk memberi kesempatan pemain muda," kata pelatih akrab disapa Gethuk itu pada Surya, Kamis (23/7/2020).

Gethuk mencontohkan musim sebelumnya saat kompetisi juga mewajibkan klub mainkan U-23.

Buah dari keputusan itu, saat ini banyak pemain muda yang bersinar di klub masing-masing.

"Seperti tahun lalu, ada U-23, sekarang banyak dari mereka mendapat posisi utama di tim masing-masing. Itu salah satu bukti manfaat banyak memainkan pemain muda," jelas pelatih yang sudah kantongi lisensi AFC Pro itu.

Jika regulasi tersebut nantinya benar-benar diterapkan, Gethuk siap menambah amunisi baru dengan menjaring bakat muda asal Kediri.

Apalagi, dari skuat yang ada saat ini, hanya dua pemain yang berusia maksimal U-21. M Jordan Zamorano (19) dan Reksa Maulana (21).

"Kami sudah punya pemain muda, tapi kalau memang regulasi itu fix, kami harus menambah pemain muda, kami akan utama untuk pemain lokal Kediri," jelas Gethuk.

Meski akan menambah pemain muda, Gethuk menyebut tak akan ada seleksi terbuka besar-besaran.

Sebab, ia sudah mengantongi sejumlah nama pemain berbakat yang sebelumnya ia pantau berdasarkan hasil beberapa kali ujicoba Persik Kediri sebelumnya.

"Kami sudah melihat beberapa pemain muda dari sejumlah ujicoba yang dilakukan di kawasan Kediri. Jadi kami tinggal memanggil saja untuk diseleksi," jelas pelatih asal Cepu, Jawa Tengah itu.

"Tidak akan seleksi terlalu banyak, nanti kami panggil, kami coba beberapa kali, jadi itu," pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved