Breaking News:

Biodata Elkan Baggott Pemain Liga Inggris yang Ikut Latihan Timnas Indonesia U-19, Bersiap AFC 2020

Elkan Baggott jadi sorotan semenjak Shin Tae-yong memanggilnya untuk mengikuti pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia. Berikut biodatanya

INSTAGRAM Elkan Baggot via Kompas.com
Elkan Baggott saat tampil membela Ipswich Town U-18 

Nyoman Paul Fernando Aro lahir dan tumbuh di Bali, daerah asal sang ibunda.

Sementara itu, ayahnya adalah pria keturunan Finlandia yang kini tinggal di Swedia.

Saat berusia 15 tahun, Paul Aro memutuskan untuk hijrah ke Swedia agar bisa lebih serius menekuni sepak bola.

Dia sebenarnya telah mengawali karier sepak bola di Indonesia sebelum akhirnya mencoba seleksi di Swedia.

"Saya dulu sepak bola di Bali gak banyak karena saya awalnya dari futsal. Waktu itu, sarana dan prasarana sepak bola di Bali belum memadai," ujar Paul Aro.

"Beruntung, saya punya kelebihan bapak dari Swedia dan passion saya di bola, jadi saya bilang ke bapak ingin berkarier di sini (Swedia) untuk belajar main sepak bola," kata dia menjelaskan.

"Pada 2016, saya ke Swedia seleksi dulu dan beruntung saya lolos sampai sekarang saya main di U-19."

Selama berkarier di Swedia, Paul juga berhasil memberikan satu gelar juara untuk klubnya dalam ajang Skadevi Cup.

Skadevi Cup adalah ajang tahunan yang diselenggarakan di Swedia untuk klub kelompok umur.

Selain itu, ternyata Paul juga sempat bermain di Gothia Cup.

"Itu di ajang Skadevi Cup, undangan seluruh Swedia yang diadakan setiap tahun," ujar Paul Aro.

"Saya juga sempat ikut Gothia Cup pada tahun 2018," tutur dia menambahkan.

Meski memiliki paspor ganda, Paul Aro telah memantapkan hati memilih kewarganegaraan Indonesia.

Bahkan, Paul Aro mengaku telah mempunyai KTP Indonesia.

Hal itu juga sekaligus menepis kabar bahwa Paul adalah pemain berkewarganegaraan asing.

"Saya paspor Indonesia, sebenarnya ada dua sama Finlandia. Namun, saya sudah konfirmasi sama kedutaan Finlandia di Indonesia kalau Paul mau mengembalikan paspor Finlandian," ujar dia.

"Saya KTP juga Indonesia, SIM juga saya punya Indonesia, kartu keluarga juga. Gara-gara wajah saja sih bule jadi menganggapnya saya warga asing," ucap Paul saat dihubungi oleh Bolasport.com, Senin (13/7/2020).

Paul Aro bahkan menegaskan bahwa jika mendapat kesempat bermain untuk timnas, status dirinya bukanlah naturalisasi, melainkan pemain asli Indonesia.

Dia juga fasih berbahasa Indonesia dan bahasa daerah Bali.

"Gak perlu naturalisasi, saya asli Indonesia. Saya juga besar di Bali, bahasa daerah juga saya bisa," ujar dia.

"Kalau sama teman-teman di rumah, di kampung itu pakai bahasa Bali, kalau di kota di Bali saya pakai bahasa Indonesia," jelasnya.

Pria yang berposisi sebagai pemain bertahan itu telah menandatangani kontrak dengan klub Swedia, Skovde AIK, pada Senin (13/7/2020).

Meski demikian, Paul Aro menyatakan bahwa Skovde AIK bersedia meminjamkan dirinya ke klub Indonesia dengan status bebas biaya alias gratis.

Kesempatan itu diberikan kepada Paul Aro agar dirinya bisa mewujudkan mimpi membela timnas U-19 Indonesia.

Pemain Skovde AIK U-19 itu pun mengungkapkan alasannya ingin membela timnas U-19 Indonesia.

"Karena saya lahir di sana (Indonesia), tumbuh dan pergaulan hidup di sana (Indonesia). Teman dan keluarga hampir semua di Bali," kata Nyoman Paul Fernando Aro.

Timnas U19 Lacak Pemain Keturunan

Sebelumnya, isu naturalisasi berembus di tubuh timnas U19 Indonesia tatkala dikabarkan tengah melacak pemain keturunan yang saat ini bermain di luar negeri.

Rumor pemain keturunan yang bakal dinaturalisasi muncul bertepatan dengan gelaran Piala Dunia U20 2021.

Sebelum isu tersebut beredar, timnas U19 Indonesia sebenarnya lebih dulu memasukkan beberapa nama pemain keturunan saat Shin Tae-yong menggelar training centre (TC) pertama di Thailand.

Beberapa pemain keturunan yang sudah masuk radar untuk membela timnas U-19 Indonesia adalah Joe Ferguson (Blackburn Rovers U-18), Jack Brown (Lincoln City FC U-18), dan Elkan Baggott (Ipswich Town U-18).

Kabar program naturalisasi ini semakin kencang berembus karena PSSI ingin memuluskan target timnas U19 Indonesia pada Piala Dunia U-20.

Dikatakan bahwa Timnas U19 Indonesia tengah berupaya menjalin komunikasi dengan beberapa pemain keturunan yang bermain di luar negeri.

Asisten Pelatih timnas U19 Indonesia, Nova Arianto, membenarkan sudah ada komunikasi dengan beberapa pemain keturunan Indonesia yang berkarier di luar negeri.

Namun, Nova Arianto belum bisa memberikan penjelasan secara detail terkait berapa jumlah pemain keturunan Indonesia yang sudah menjalin komunikasi dengan staf pelatih timnas U19 Indonesia.

Nova menambahkan, data pemain keturunan Indonesia yang sudah didapat langsung dilaporkan kepada pelatih timnas U19 Indonesia, Shin Tae-yong.

"Ditunggu aja ya dan semua sudah dilaporkan ke coach Shin Tae-yong untuk data dan videonya," ujar mantan pemain Persib Bandung ini.

Sebelumnya, salah satu pemain keturunan Indonesia, Nyoman Paul Aro, mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Nova Arianto.

Kabar soal keinginan Paul Aro membela timnas dibenarkan oleh Nova Arianto.

Namun, Nova mengatakan, komunikasi dengan Paul Aro hanya sebatas meminta data dari sang pemain.

"Ya, benar cuma komunikasi untuk minta video dan CV (curriculum vitae) nya aja," ungkap pria berusia 41 tahun ini.

Nova menambahkan, nama Paul Aro dan pemain keturunan Indonesia yang dikumpulkan datanya bukan rekomendasi Shin Tae-yong.

"Bukan, cuma staf mengumpulkan data dan nama-nama pemain keturunan indonesia dan bermain di luar," ujar Nova.(Ervan Yudhi/Tri Indriawati/Putra Dewangga/Kompas.com/Surya.co.id)

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Putra Dewangga Candra Seta
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved