Breaking News:

Berita Tulungagung

Tulungagung Jadi Zona Kuning, Bupati Minta Warga Ikut Awasi Pendatang di Lingkungannya

Kabupaten Tulungagung telah masuk zona kuning dalam penanganan covid-19. Bupati pun meminta agar masyarakat mengawasi para pendatang di lingkungannya

Penulis: David Yohanes | Editor: Eben Haezer Panca
Surabaya.Tribunnews.com/David Yohanes
Bupati sekaligus ketua GTPP Tulungagung, Maryoto Birowo 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Kabupaten Tulungagung sudah berubah dari zona oranye menjadi zona kuning.

Perubahan ini salah satunya karena tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang tinggi.

Bahkan tingkat kesembuhan pasien di Tulungagung menjadi yang tertinggi di Jawa Timur.

“Kita sudah mulai untuk pemulihan sektor ekonomi,” ucap Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, Rabu (22/7/2020).

Meski demikian bupati meminta masyarakat tidak boleh lengah. Sebab menurutnya, keberhasilan mengendalikan Covid-19 selama ini tidak lepas dari peran masyarakat.

Bupati meminta protokol kesehatan terus diterapkan sebagai bagian normalitas baru.

Selain itu Bupati mengakui, ancaman terbesar saat ini justru dari pelaku perjalanan.

Mereka yang berasal dari berbagai daerah dan singgah di Tulungagung, berpotensi membawa virus. Karena itu masyarakat diminta ikut mengawasi para pendatang di lingkungannya.

“Semua harus peduli, laporkan setiap pendatang yang ada di lingkungannya. Jangan sampai muncul klaster baru,” tegas Maryoto.

Selama ini Tulungagung tidak pernah mengambil kebijakan menutup perbatasannya. Check point di perbatasan juga difungsikan secara acak, tidak menyaring semua pelintas. Namun belakangan check point ini sudah tidak pernah difungsikan lagi.

“Pencapaian pengendalian Covid-19 ini keberhasilan kita bersama. Harus kita pertahankan bersama-sama,” sambung Maryoto.

Hari ini, Rabu (22/7/2020) ada tambahan dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Tulungagung.

Dengan demikian kini tercatat ada akumulasi pasien terkonfirmasi sejumlah 243 orang. Dari jumlah itu, tiga meninggal dunia, 236 sudah sembuh dan tersisa empat pasien.

Dua pasien tersisa menjalani karantina, dan dua lainnya menjalani perawatan. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved