Breaking News:

Berita Malang Raya

Kades Selorejo dan Sekretaris Bumdes Mendadak 'Menghilang'

Lucunya, Edi tidak membolos sendirian, karena Kepala Desa Selorejo, Bambang Soponyono juga tidak berada di kantornya saat jam kerja

surya/erwin wicaksono
Suasana Kantor Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Rabu (22/7/2020). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Tidak diketahui bagaimana hasil pemeriksaan 10 orang petani jeruk di Polres Malang, setelah dilaporkan atas pencurian oleh Sekretaris Bumdes Dewarejo, Edi Sumarno. Juga tidak diketahui apa alasan sebenarnya sehingga Edi melaporkan para petani atas tindak pencurian di lahan tanah kas desa yang mereka sewa sendiri.

Karena ketika Surya mencoba mengkonfirmasi kepada Edi di kantornya, Rabu (22/7/2020), yang bersangkutan tidak berada di kantornya. Ia mendadak 'menghilang' saat polemik lahan jeruk itu mencuat.

Saat Surya menanyakan, salah satu petugas mendapat informasi bahwa Edi sedang berada di Kota Malang. "Tidak ada di kantor, beliau (Edi) sedang berada di Kota Malang. Tidak tahu balik kapan," terang petugas perempuan berkerudung hitam.

Lucunya, Edi tidak membolos sendirian, karena ternyata Kepala Desa Selorejo, Bambang Soponyono juga tidak sedang berada di kantornya saat jam kerja saat wartawan datang. Kantor Bumdes Dewarejo memang berlokasi tak jauh dari Kantor Desa Selorejo.

"Anda dari mana? Mohon maaf Pak Kades tidak di kantor," ujar petugas perempuan di kantor Desa Selorejo.

Ia tersebut mengatakan, jika biasanya pukul 09:00 WIB kades sudah berada di kantor. "Tidak tahu beliau ada di mana sekarang," ujarnya. Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi dari Pemdes Desa Selorejo dan Bumdes Dewarejo terkait polemik petani jeruk.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved