Breaking News:

Berita Surabaya

Polrestabes Surabaya Terbaik se-Jajaran Polda Jatim, 16 Hari Ringkus 381 Penjahat Jalanan

Selama 16 hari sejak tanggal 6 Juli sampai 17 Juli 2020 itu, setidaknya ada 381 bandit jalanan yang berhasil digulung polisi.

surya.co.id/sugiharto
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhony Eddison Isir bersama jajarannya menggelar hasil operasi Sikat Semeru 2020 di Halaman Mapolrestabes Surabaya, Selasa (21/7/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya berikut jajaran polsek memamerkan ratusan pelaku kejahatan jalanan yang berhasil diringkus selama operasi Sikat Semeru 2020, Selasa (21/7/2020).

Selama 16 hari sejak tanggal 6 Juli sampai 17 Juli 2020 itu, setidaknya ada 381 bandit jalanan yang berhasil digulung polisi.

Kebanyakan, mereka adalah para pelaku pencurian dan jambret jalanan.

"Terbanyak adalah kasus kejahatan jalanan, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor (3C)," beber Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhony Eddison Isir didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Selasa (21/7/2020).

Setidaknya ada 160 tersangka pencurian, 89 tersangka kasus jambret dan begal lalu 89 kasus curanmor sedangkan sisanya terdiri dari premanisme dan penyalahgunaan senjata tajam.

Isir mengapresiasi kinerja Satreskrim Polrestabes Surabaya dan jajaran polsek yang terus melakukan upaya penindakan pelaku kejahatan di tengah pandemi Covid 19.

"Dengan keterbatasan di tengah pandemi ini, Satreskrim Polrestabes Surabaya dan polsek jajaran masih berupaya maksimal menekan jumlah gangguan kamtibmas dengan menindak para pelaku kejahatan di Surabaya. Saya berterima kasih kepada pak Kasat dan jajarannya," kata Isir.

Meski terlihat banyak kasus kejahatan yang sudah diungkap kepolisian, Isir menyebut jika perang melawan pelaku kejahatan tidak berhenti di sini.

"Kami terus menganalisa bagaimana kejahatan itu bisa terjadi. Salah satunya ada kesempatan. Maka kepolisian terus melakukan patroli baik terbuka maupun tertutup untuk menutup ruang gerak para pelaku kejahatan," lanjut pria kelahiran Papua itu.

Dari hasil tersebut, Polrestabes Surabaya menjadi yang terbaik dibanding para Polres Jajaran se Jawa Timur.

"Tentu ini akan kami tingkatkan. Selain upaya represif penindakan, akan kami lakukan upaya preemtif dan preventif. Pencegahan. Seperti yang dua pelaku pembobol rumah yang terpaksa kami tindak tegas terukur sampai meninggal dunia. Itu karena sudah sangat meresahkan dan juga melawan saat kami tangkap. Menabrak motor anggota sehingga terpaksa kami lumpuhkan," tandas Isir.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved