Berita Sumenep
Dipersempit, Gerbang Keraton Bersejarah Malah Rusak
Astri mendesak pintu gerbang keraton parsanga tidak dirubah dengan alasan apapun
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, SUMENEP - Bangunan sayap pintu masuk gerbang Keraton Parsangan Sumenep di Jalan Raya Sumenep - Gapura, dirusak oleh pekerja pembangunan jalan lingkar Utara. Pantauan di lokasi, rusaknya sayap pilar sebelah kiri dari dua pintu gerbang keraton bersejarah itu terjadi sekitar dua meter atau dipersempit ke arah Barat, Selasa (21/7/2020).
Tepat di tengah pilar/pintu masuk bersejarah ini tertulis sebuah prasasti "Gerbang parsanga berkas kraton parsanga dengan rajanya pangeran siding puri tahun 1502 s/d 1559, Sumenep, 31 Oktober 2000, Bupati Sumenep KH Moh Ramdlan Siraj BA.
"Kami terkejut, tiba-tiba gerbang keraton parsangan ini dirusak. Tidak ada koordinasi sebelumnya bersama warga, tokoh masyarakat danpihak desa," kata Perwakilan Pemuda Parsanga, Astri Dwi Farianti.
Pemerhati sejarah Parsangan Sumenep ini menyayangkan pihak yang merusak bangunan bersejarah tersebut dan akan melaporkan ke Dinas Pariwisata Sumenep. "Selaku pemuda - pemudi Parsangan dengan tegas kami akan laporkan ini ke Dinas Pariwisata tegasnya.
Astri mendesak pintu gerbang keraton parsanga tidak dirubah dengan alasan apapun. "Kami minta ini tidak dirubah dan apapun bentuknya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/gerbang.jpg)