Breaking News:

Anggap Janggal Verifikasi Faktual, Yasin-Gunawan Bersiap Laporkan KPU Surabaya ke Bawaslu

Bakal Paslon Perseorangan Pilkada Surabaya 2020, Yasin-Gunawan menyiapkan berkas untuk melaporkan hasil rapat pleno verifikasi faktual KPU Surabaya

surabaya.tribunnews.com/sofyan arif candra sakti
Foto dok - Bakal Calon Wali Kota Surabaya dan Wakil Wali Kota Surabaya, M Yasin-Gunawan saat menyerahkan syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan Pilkada Surabaya 2020 ke KPU Surabaya, Jalan Adityawarman, Minggu (23/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

SURYA.co.id | SURABAYA - Bakal Pasangan Calon Perseorangan Pilkada Surabaya 2020, Yasin - Gunawan menyiapkan berkas untuk melaporkan hasil rapat pleno verifikasi faktual KPU Surabaya.

Yasin-Gunawan merasa keberatan karena 104.454 dari 139.800 syarat dukungan yang dikumpulkan, dinyatakan KPU Surabaya Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Yasin merasa keberatan karena KPU tidak bisa menunjukkan bukti BA.5 KWK atau Surat Pernyataan Tidak Mendukung Bakal Pasangan Calon Perseorangan.

"Yang tidak mendukung harus dilampiri surat keberatan atau surat pernyataan tidak mendukung tapi nyatanya KPU Surabaya tidak bisa menunjukkannya," kata Yasin, Selasa (21/7/2020).

Yasin telah berkoordinasi dengan Bawaslu Surabaya dan akan melaporkan hasil verifikasi faktual KPU tersebut besok, Rabu (22/7/2020)

"Dalam masa perbaikan ini, akan saya gunakan sebaik mungkin termasuk minta arahan Bawaslu agar yang TMS bisa MS (memenuhi syarat) karena KPU tidak bisa membuktikan," lanjutnya.

Senada dengan Yasin, Gunawan mempertanyakan dasar KPU menetapkan 104.454 syarat dukungannya TMS.

"Mereka tidak bisa menunjukkan BA 5-nya. Saya khawatir ini rawan ada permainan," kata Gunawan.

Jika 104.454 syarat dukungan Yasin-Gunawan TMS, maka mereka tidak lolos, karena minimal setiap pasangan harus bisa memenuhi 138.565 dukungan dengan sebaran minimal 16 kecamatan.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved