Selasa, 28 April 2026

Virus Corona di Gresik

Wabup Gresik Pimpin Doa Bersama di Pondok Observasi dan Rehabilitasi Pasien Covid-19

Wabup Gresik, Mohammad Qosim memimping doa bersama di Stadion Joko Samudro yang bakal dijadikan Pondok Rehabiliasi dan Observasi Pasien Covid-19

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Wabup Gresik, Mohamad Qosim saat memimpin doa bersama di Pondok Obervasi dan Rehabilitasi pasien covid-19, Senin (20/7/2020). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim mengajak pejabat serta para petugas di Stadion Joko Samudro yang bakal dijadikan Pondok Rehabiliasi dan Observasi Pasien Covid-19 untuk berdoa bersama.

Tujuannya agar korban virus Corona tidak bertambah dan penderita Covid-19 di Gresik bisa disembuhkan.

Harapan itu disampaikan langsung oleh Qosim sebelum memulai doa bersama.

“Sebelum pembukaan yang Insya Allah dilaksanakan pada Kamis lusa, mari bersama kita berdoa agar pasien Covid-19 yang akan di rawat, diisolasi dan direhabilitasi di tempat ini bisa segera disembuhkan. Yang paling penting kita berdoa kepada Allah agar pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir. Sehingga Gelora Joko Samudro ini bisa difungsikan kembali sebagaimana mestinya," ucap Qosim, Senin (20/7/2020).

Ia mengatakan, jika setiap hari dirinya melihat pasien Covid-19 di Gresik semakin meningkat. Sehingga seluruh rumah sakit rujukan yang ada di Gresik penuh.

“Saya juga mendengar keluhan dari Dirut Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik yang menyatakan keprihatinannya, karena tidak bisa memberikan pelayanan kepada pasien Covid-19 di Gresik secara layak dan optimal. Bahkan beberapa di antaranya harus dirujuk ke luar kota," terangnya.

Untuk itu, Qosim mengajak seluruh yang hadir berdoa dengan khusuk, agar Allah SWT segera mengakhiri pandemi Covid-19 ini.

“Doa ini juga salah satu upaya bathin, setelah upaya dhohir dengan membangun pondok rehabilitasi serta kegiatan lain kita laksanakan,” tambahnya.

Setelah itu, pihaknya mengecek kesiapan beberapa fasilitas tempat yang dapat menampung 140 pasien Covid-19.

Sehari sebelumnya, pada Minggu (19/7/2020) kemarin, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto juga menerima kunjungan Gubernur Khofifah Indar Parawansa beserta Forkopimda Jawa Timur.

Kepala Bagian Humas dan Protokol, Reza Pahlevi menambahkan, tempat ini selain membangun bilik-bilik serta pengadaan fasilitas sesuai standar, ruangan dan fasilitas yang ada sudah disesuaikan dengan alur layanan mulai dari penerimaan pasien, penatalaksanaan pasien hingga pada merujuk pasien atau pemulangan pasien yang sudah sembuh.

“Tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan juga telah disiapkan. Mereka berasal dari relawan serta tenaga penugasan," ujar Reza.

Tim kami, lanjutnya, juga telah menyusun penjadwalan tenaga kesehatan pada setiap putaran shift selama 14 hari sebanyak 17 orang dokter dan 19 perawat.

"Selama 24 jam yang akan dibagi 3 shift. Untuk kebaikan bersama, para tenaga kesehatan tersebut akan bertugas selama 14 hari, dilanjutkan dengan swab dan isolasi mandiri selama 14 hari. Tenaga pengamanan dari Satpol PP juga telah kami siapkan dengan penjagaan 3 shift, 4 personel pada setiap shift, tentunya akan dibantu oleh tenaga Polri dari Polres Gresik dan TNI dari Kodim 0817 Gresik,” tandas Reza.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved