Breaking News:

Berita Malang Raya

Tak Pernah Dilantik, Wakil Bupati Malang Pilih Berpiano

Soedarman memilih tak ambil pusing tentang kejelasan pelantikannya sebagai Wakil Bupati Malang.

surya/erwin wicaksono
Wakil Bupati Malang, Mohamad Soedarman terpilih bermain piano di rumahnya berlokasi di Sudimoro, Kota Malang, Senin (20/7/2020). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Kalau sampai sekarang mengapa Bupati Malang, Muhammad Sanusi tidak memiliki pendamping (wakil) dalam mengendalikan roda pemerintahannya, itu bisa ditemukan pada apa yang dialami Mohamad Soedarman. Sejak menang dalam pemilihan Calon Wakil Bupati Malang di DPRD pada Oktober 2019, sampai sekarang Soedarman tidak pernah dilantik.

Itu karena SK Mendagri mengenai pelantikan Soedarman menjadi Wabup Malang tidak pernah turun. Jadi sudah hampir setahun Soedarman menanti tanpa kepastian dari pemerintah pusat. Soedarman pun tak pernah bertanya.

Saat ditemui di rumahnya di Sudimoro Kota Malang, Senin (20/7/2020), Soedarman mengaku lebih tenang menikmati hari-harinya dengan bermai piano dan menciptakan lagu. "Sudah ada lima single lagu yang saya ciptakan untuk anak-anak guna mengisi waktu," ujar Soedarman

Aktifitas bermain musik sejatinya sudah dilakukan Soedarman sejak masih kuliah. "Saya memang hobi bermusik. Anak-anak saya juga, mereka pernah ikut kompetisi pencarian bakat," bebernya.

Soedarman memilih tak ambil pusing tentang kejelasan pelantikannya sebagai Wakil Bupati Malang. "Saya juga ingin hidup tenang bersama keluarga saya di rumah," beber dosen akuntansi di STIE Malang Kucecwara.

Soedarman telah mengajukan cuti di tempatnya ia bekerja karena mengira proses pelantikannya sebagai Wakil Bupati Malang bakal berjalan lancar sesuai ekspetasi. "Karena waktu itu saya positive thinking dan ingin mengabdi pada Kabupaten Malang. Kan gak bisa dua jabatan sekaligus, sehingga saya cuti jadi dosen," tutur pria hobi olahraga ini.

Soedarman mengaku masih berpikir positif meski kepastian itu tak kunjung datang. "Mengharapkan banget sih enggak. Cuma masih ada harapan," tutur pria asal Pamekasan Madura itu.

Ia juga sudah menanyakan kejelasan statusnya sebagai Wakil Bupati Malang terpilih kepada Bupati Malang, Muhammad Sanusi. "Jawabannya, selalu belum ada kabar dari Kemendagri (Kementrian Dalam Negeri). Kabarnya sudah diajukan suratnya," terangnya.

Soedarman pun sudah jarang berkomunikasi dengan Sanusi. Ia memaklumi kesibukan Sanusi sebagai orang nomor satu di Kabupaten Malang.

Menyadari pelantikannya belum juga ada kejelasan, Soedarman menolak disebut menelan harapan palsu alias kena PHP. Kisahnya itu ternyata mengundang simpati dari mahasiswanya dan masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved