Breaking News:

Pasar Keputran Surabaya Tutup Mulai Besok 21 Juli Sebab Puluhan Orang Positif Corona, Ini 4 Faktanya

Penutupan Pasar Keputran dilakukan Pemerintah Kota Surabaya, karena puluhan orang ditemukan positif Virus Corona

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Pipit Maulidiya
SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra
Ilustrasi - Suasana di Pasar Keputran Surabaya yang sudah sepi, Senin (20/7/2020). 

SURYA.co.id - Pasar Keputran tutup sementara mulai besok, Selasa 21 Juli 2020.

Penutupan Pasar Keputran dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, karena puluhan orang ditemukan positif Virus Corona atau COVID-19.

Para pedagang pun mulai memindahkan barang dagangannya.

Berapakah jumlah pasien COVID-19 sehingga pasar Keputran ditutup? Berikut 4 fakta selengkapnya.

1. Puluhan Orang Ditemukan Positif Covid-19

Pasar Keputran Surabaya tampak sepi penjual dan pembeli, Senin (20/7/2020).
Pasar Keputran Surabaya tampak sepi penjual dan pembeli, Senin (20/7/2020). (tribun jatim/mayang essa)

Temuan banyaknya orang yang positif Covid-19 di Pasar Keputran, membuat Pemkot Surabaya meliburkan aktivitas pasar mulai Selasa (21/7/2020) besok.

"Kami sebagai Gugus Tugas merekomendasikan, Pasar Keputran sementara diliburkan dulu. Kami tidak lockdown, tapi liburkan dulu," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto, Senin (20/7/2020).

Sebelumnya Pemkot Surabaya memang menggelar pemeriksaan massal selama beberapa hari di sana.

Itu juga menjadi tindak lanjut dari sidak yang dipimpin oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini beberapa waktu lalu. Saat Risma sidak itulah kemudian dibarengi dengan rapid test.

Mereka yang reaktif dilakukan swab test. Dari swab yang dilakukan selama tiga hari sejak Selasa (14/7/2020) hingga Kamis (16/7/2020), didapati sebanyak 37 orang yang positif Covid-19.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved