Berita Malang Raya

Meski Pelantikan Wabup Malang Digantung, DPRD Sudah Jalankan Kewajiban

Ketua DPRD Kabupaten Malangmenegaskan bahwa pihaknya pun telah menjalan tugas sesuai kewenangan yang berlaku.

surya/erwin wicaksono
Wakil Bupati Malang terpilih, Mohamad Soedarman. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Dari penjelasan DPRD Kabupaten Malang dan Bupati Malang, maka menggantungnya pelantikan Wakil Bupati (Wabup) Malang terpilih, Soedarman, bersumber dari Kemendagri. SK Mendagri mengenai pelantikan Soedarman tidak pernah turun meski ia terlih secara demokratis dalam voting di DPRD, Oktober 2019 lalu.

Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto menegaskan bahwa pihaknya pun telah menjalan tugas sesuai kewenangan yang berlaku.

"DPRD kewajibannya sudah menghantarkan. Terkait memformalkan secara keseluruhan, itu menjadi kewenangannya Kemendagri," tutur Didik ketika dikonfirmasi, Senin (20/7/2020).

Pada 9 Oktober 2019, DPRD Kabupaten Malang melaksanakan pemilihan Wakil Bupati Malang dengan cara voting terbuka. "Dasarnya kami melakukan pemilihan Wakil Bupari Malang kala itu dari rekomendasi bu gubernur (Khofifah Indar Parawansa)," tutur mantan Kepala Desa Tunjungtirto, Singosari ini.

Didik mengisahkan, kondisi yang menimpa Soedarman akan berbeda jika saat itu pihaknya tidak mendapat rekomendasi dari Gubernur Khofifah tentang pelaksanaan pemilihan Wakil Bupati Malang.

"Andai kata waktu itu gubernur tidak memberi rekomendasi, kami tidak melaksanakan pemilihan Wakil Bupati Malang kala secara terbuka," ucap politisi PDIP itu.

Voting terbuka yang mengantarkan Soedarman menjadi Wakil Bupati Malang terpilih, bebas dari dagelan. "Tidak ada satu pun yang bermain saat itu. Hasilnya langsung kami laporkan ke bupati malang, gubernur dan kemendagri," tegas Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang ini.

DPRD juga berkomunikasi dengan Kemendagri tentang kepastian pelantikan Soedarman. "Kami tegaskan, sudah melaksanakan tugas sesuai yang diperintahkan, dan semua berjalan baik,” ungkap Didik.

Sementara Bupati Malang, Muhammad Malang mengaku hanya bisa menunggu terkait pelantikan Soedarman jadi wakil bupati. "Karena kepastian pelantikan kalau ada SK (surat keputusan). Jika tidak ada ya gak bisa," ucap Sanusi.

Di sisi lain, posisi Wakil Bupati Malang masih kosong sejak Sanusi dilantik sebagai Bupati Malang September lalu. Soedarman digadang-gadang jadi pendamping Sanusi di Pemkab Malang karena meraih suara terbanyak pada pemilihan pada 9 Oktober 2019 lalu

Berdasarkan masa jabatan dalam RPJMD periode kepemimpinan Sanusi akan berakhir pada Februari 2021 mendatang.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved