Breaking News:

Berita Ekonomi Surabaya

Waspada, Ada 99 Investasi Ilegal Beredar di Masyarakat!

Pelaku melakukan duplikasi atas website entitas yang memiliki ijin (legal), sehingga seolah website mereka adalah legal.

surya/sri handi lestari
Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Pesero) 

SURYA.CO.ID, SURYA - Satuan Tugas Waspada Investasi (SWI) mengimbau masyarakat untuk waspada setelah ditemukan adanya 99 investasi ilegal, yang 87 diantaranya mengatasnamakan perdagangan berjangka.

Modus yang digunakan 99 investasi ilegal itu adalah melakukan duplikasi atas website entitas yang telah memiliki ijin (legal), sehingga seolah-olah website mereka adalah entitas legal.

Investasi ilegal ini memanfaatkan kekurangpahaman masyarakat, dengan cara memberikan penawaran keutungan yang tinggi dan tidak wajar. Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Pesero) atau KBI, meminta masyarakat untuk waspada.

"Waspadai berbagai pihak yang menawarkan investasi di perdagangan berjangka komoditi yang menawarkan keuntungan yang bersifat Fixed Income, dan pasti untung," ujar Fajar, Kamis (16/7/2020).
Sebelum menerima investasi yang ditawarkan, sebaiknya masyarakat melakukan pengecekan legalitasnya kepada pihak-pihak yang khususnya Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
"Ketika perusahaan yang menawarkan investasi tidak bisa menunjukkan ijin dari Bappebti, dipastikan itu ilegal," tegas Fajar.

Satuan Tugas Waspada Investasi atau SWI, merupakan Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi, yang dibentuk berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor : 01/KDK.01/2016 tanggal 1 Januari 2016.

Bappepti juga menjadi anggota dari satgas tersebut, selain beberapa lembaga lain seperti Kejaksaan Agung, Kepolisian, Kementerian Koperasi dan UKM, Kominfo, serta BKPM.

Selanjutnya Fajar mengatakan, pihaknya sebagai lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian transaksi di perdagangan berjangka komoditi, sangat mendukung apa yang dilakukan SWI dengan mempublikasikan adanya investasi ilegal ini kepada masyarakat.

"Kami sangat menyayangkan adanya investasi ilegal ini. Tidak hanya masyarakat yang menjadi korban, tetapi juga merugikan industri perdagangan berjangka komoditi, yang sebenarnya kalau masyarakat memahami secara baik, akan menjadi salah satu opsi investasi," ungkap Fajar.

PT KBI merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan sebagai lembaga kliring penjaminan dan penyelesaian transaksi perdagangan berjangka di Bursa Berjangka Jakarta. KBI memiliki anggota kliring sebanyak 71 perusahaan yang telah mendapatkan persetujuan dari Bappebti sebagai pialang dan pedagang di perdagangan berjangka komoditi.

Fajar menambahkan, apabila masyarakat memahami dengan baik industri perdagangan berjangka komoditi, bisa menjadi alternatif pilihan untuk melakukan investasi.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved