Breaking News:

Virus Corona di Tulungagung

Tersisa Dua Pasien Covid-19 di Tulungagung, Tapi Belum Bisa Masuk Zona Kuning, Kenapa?

Meski pasien Covid-19 hanya tinggal dua orang, namun Kabupaten Tulungagung tidak kunjung masuk ke zona kuning dan bertahan di zona oranye.

SURYA.CO.ID/David Yohanes
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Kabupaten Tulungagung tidak kunjung masuk ke zona kuning dan bertahan di zona oranye. Padahal saat ini hanya tersisa dua pasien terkonfirmasi Covid-19.

Rinciannya, total akumulasi ada 240 pasien, 235 di antaranya dinyatakan sembuh atau setara 97,9 persen. Tiga meninggal dunia, sehingga hanya ada dua pasien yang tersisa.

Menurut Wakil Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro, tim dari Provinsi Jawa Timur telah melihat situasi di Tulungagung.

"Tim dari provinsi memastikan, eksisting di Tulungagung seperti apa," ungkap Galih, Jumat (17/7/2020).

Lanjut Galih, ada 15 indikator penilaian untuk mengubah status suatu daerah. Tingkat kesembuhan hanyalah salah satunya.

Dari indikator yang ada, sebelumnya Tulungagung mempunyai skor 2,1.

"Tim sudah melihat semua indikator yang dibutukan dan skor sudah berubah, di angka 0,55," ungkap Galih.

Dengan skor 0,55 sebenarnya tingkat penyebaran di Tulungagung tergolong rendah. Namun tidak serta merta skor ini mengubah status Tulungagung.

Sebab pemerintah pusat yang punya wewenang mengubah status suatu daerah.

"Skor itu nantinya akan dilaporkan ke pusat. Pusat yang akan menilai," ujar Galih.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved