Breaking News:

Personel Pengamanan Siap, Kapolresta Malang Ingatkan Warga Jangan Ambil Paksa Jenazah Covid-19

Kapolres Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simamarta mengingatkan warga agar tidak mengambil paksa jenazah pasien covid-19.

surabaya.tribunnews.com/kukuh kurniawan
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengingatkan warga agar jangan melakukan pengambilan paksa jenazah pasien covid-19 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

SURYA.co.id | MALANG - Untuk mencegah agar tidak terjadi pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19, Polresta Malang Kota menyiapkan personel pengamanan.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan sejak dua minggu terakhir, pihaknya telah menempatkan personel pengamanan di tujuh rumah sakit di Kota Malang.

"Personel pengamanannya terdiri dari Polresta Malang Kota dan Kodim 0833 Kota Malang. Dimana untuk anggota polisi sebanyak 5 personel dan personel Kodim 0833 sebanyak 5 personel," ujarnya, Kamis (16/7/2020).

Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak manapun yang bisa melakukan pengambilan paksa jenazah Covid 19.

"Kalau pihak rumah sakit menyatakan jenazah merupakan pasien yang memiliki gejala Covid 19 dan harus dimakamkan dengan protokol kesehatan, maka akan kami amankan apapun yang terjadi. Jadi kami imbau kepada masyarakat, jangan ada yang coba coba untuk melakukan pengambilan paksa jenazah," jelasnya.

Bila ada masyarakat yang tetap nekat melakukan aksi pengambilan paksa jenazah, maka pihaknya tak segan akan memberikan sanksi tegas.

"Sanksi hukum jelas ada. Dan akan kami proses, karena perbuatan tersebut merupakan perbuatan pidana," tambahnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa insiden atau kejadian pengambilan paksa jenazah dari rumah sakit telah beberapa kali terjadi.

"Ada beberapa kali insiden (pengambilan paksa jenazah) terjadi. Namun saya kurang tahu berapa jumlah pastinya. Biasanya alasan pihak keluarga mengambil paksa jenazah, untuk melihat dan merawat jenazah terakhir kalinya," ungkapnya.

Selain itu pihaknya juga telah melakukan beberapa langkah, agar kejadian pengambilan paksa jenazah Covid 19 yang nyaris terjadi di sebuah rumah sakit di wilayah Kecamatan Kedungkandang tidak terulang kembali.

"Tentu kami terus lakukan pengamanan disana. Kami akan lakukan penambahan personel pengamanan di rumah sakit tersebut," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved