Breaking News:

Berita Malang Raya

Penindakan Delapan Bulan, Kasus Narkoba Masih Tertinggi

BB yang dimusnahkan adalah dari hasil penindakan selama sekitar setengah tahun dan BB narkoba tetap yang terbanyak

surya/kukuh kurniawan
Proses pemusnahan barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap oleh Kejaksaan Negeri Kota Malang, Kamis (16/7/2020). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Ratusan barang bukti (BB) hasil penindakan selama setengah tahun lebih, dimusnahkan di halaman Kejari Kota Malang, Kamis (16/7). Dari hasil penindakan sejak Desember 2019 sampai Juli 2020 atau delapan bulan itu, BB dari kasus narkoba tetap berada di peringkat tertinggi atau terbanyak.

Pemusnahan BB itu dilakukan dengan cara dibakar, setelah memiliki keputusan hukum tetap. Kepala Kejari Kota Malang, Andi Dharmawangsa mengatakan pemusnahan dilakukan untuk menghindari kemungkinan penyalahgunaan barang sitaan.

Selain BB narkoba, yang juga dibakar adalah kosmetik palsu. Tetapi BB dari kasus narkoba tetap tertinggi. "Untuk BB ganja didapatkan dari 53 perkara, seberat 8,3 KG, sabu dari 120 perkara seberat 1.387,5 gram. Selain itu narkotika jenis obat obatan terlarang atau pil dari 32 perkara, sejumlah 187.463 butir. Juga ada kosmetik palsu dari 1 perkara sebanyak 10 kardus serta beberapa HP," kata Andi.

Barang bukti yang dimusnahkan adalah perkara yang telah ditetapkan Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Tinggi (PT) maupun Mahkamah Agung (MA).

Sementara Kasi Pidum Wahyu Hidayatullah didampingi Kasi Barang Bukti (BB) Ferdin mengungkapkan, BB yang dimusnahkan adalah dari hasil penindakan selama sekitar setengah tahun.

"Dan ada sebanyak 206 perkara yang telah diputuskan. Barang bukti itu disita kemudian dimusnahkan agar tidak disalahgunakan orang orang yang tidak bertanggungjawab," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved