Breaking News:

Berita Malang Raya

Imbas Iuran BPJS Kesehatan Naik, Ratusan Peserta di Malang Raya Ajukan Turun Kelas

Ratusan peserta BPJS Kesehatan di Malang Raya telah mengajukan penurunan kelas, imbas naiknya iuran BPJS Kesehatan per tanggal 1 Juli 2020.

SURYA.CO.ID/Rifky Edgar
Kepala BPJS Kesehatan Malang, Dina Diana Permata. 

Laporan Reporter Rifky Edgar

SURYA.CO.ID, MALANG -
Sebanyak 195 peserta BPJS Kesehatan di Malang Raya telah mengajukan penurunan kelas, imbas naiknya iuran BPJS Kesehatan per tanggal 1 Juli 2020.

Naiknya iuran BPJS kesehatan tersebut, sebagaimana kebijakan yang tertuang dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Malang, Dina Diana Permata menyampaikan, bahwa jumlah peserta tersebut merupakan data ter-update per tanggal 14 Juli 2020 kemarin.

"Penurunan kelas tidak begitu banyak, dari jumlah peserta BPJS Kesehatan di Malang Raya yang mencapai 2.550.000 jiwa," ungkap Dina, Kamis (16/7/2020).

Berdasarkan data BPJS Kesehatan Malang, dari 195 peserta yang turun kelas, paling banyak penurunan banyak dari kelas II ke kelas III yang mencapai 134 peserta.

Sedangkan untuk kelas I ke kelas II 20 peserta dan kelas I ke kelas III 41 peserta.

"Ini berbanding terbalik dari peserta yang naik kelas hingga saat ini hanya ada lima orang peserta," tambahnya.

Dina menambahkan, bahwa proses perubahan kelas kini lebih dipermudah, yakni dilakukan secara online melalui mobile JKN.

Selain itu, masyarakat yang akan menurunkan kelasnya juga bisa langsung mendatangi kantor BPJS yang terletak di Jalan Raya Temenggung Suryo, Kota Malang.

"Sebenarnya proses turun kelas ini sudah kami sampaikan. Yang minta aktif dan turun kelas langsung bisa datang ke kantor" ucapnya.

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved