Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Diperluas Lagi, Ini 28 Daerah Layanan Lumbung Pangan Jatim Sembako Murah Gratis Ongkir

Mulai hari Rabu (15/7/2020) ini, layanan sembako murah dengan harga di bawah pasar di Jawa Timur diperluas ke sembilan daerah lagi.

Humas Pemprov Jatim
Pembelian online sembako murah ini akan dikirimkan langsung ke alamat pembeli dari Jatim Expo Surabaya menggunakan jasa pengiriman PT Pos Indonesia 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Janji Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk terus memperluas layanan lumbung pangan terwujud.

Mulai hari Rabu (15/7/2020) ini, layanan sembako murah dengan harga di bawah pasar diperluas ke sembilan daerah lagi.

Sehingga total ada 28 kabupaten kota di Jatim yang sudah bisa merasakan manfaat sembako murah dengan fasilitas free ongkir ini.

“Mulai hari ini, layanan belanja online di Lumbung Pangan Jatim kembali diperluas. Ada tambahan layanan di sembilan daerah sehingga resmi mulai hari ini 28 kabupaten kota di Jatim sudah tersasar layanan sembako murah dengan gratis biaya pengiriman,” kata Khofifah, Rabu (15/7/2020), pagi.

Sembilan area perluasan layanan lumbung pangan jatim yaitu ada Kabupaten Madiun, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi.

Kemudian juga di Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kota Blitar dan Kabupaten Blitar serta yang terakhir di Kabupaten Jember.

Khofifah mengatakan, layanan Lumbung Pangan Jatim ini terus diperluas sebagai perluasan sasaran layanan.

Dengan target agar masyarakat bisa tenang, mudah dan dekat untuk bisa mengakses bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Bahkan tak jarang, lumbung pangan ini dijadikan tempat kulakan bagi warga Jatim yang berjualan toko kelontong sembako. Pasalnya harga di bawah pasar membantu mereka mendapatkan sembako lebih murah dan bisa membeli dalam jumlah ecer.

“Harapannya seluruh titik pantau BPS di Jatim akan akan bisa disasar oleh Lumbung Pangan Jatim. Agar lumbung pangan ini bisa dijadikan referensi dalam menjaga stabilitas harga pangan di Jawa Timur. Supaya harga bahan pangan itu tidak naik turun, karena di lumbung pangan itu harganya tidak naik. Yang sering malah terus turun,” tegas Khofifah.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved