Breaking News:

BERITA MALANG RAYA

Telat Diserahkan ke Dindik, GOR Gajah Mada Batu Tak Terawat

Sampai sekarang (GOR) belum diserahkan. Itu masalahnya, dan ini pertengahan 2019. Kami tidak tahu apa alasannya. Tanyakan saja ke DKPP!

surya/benni indo
Anggota Komisi C DPRD Batu bersama Kepala Dinas Pendidikan Batu ,Eny Rachyuningsih saat meninjau GOR Gajah Mada, Senin (14/7/2020) 

SURYA.CO.ID, BATU – Komisi C DPRD Batu mengunjungi Gedung Olahraga (GOR) Gajah Mada, Selasa (14/7/2020) dan menemukan kondisi sarana prasarana (sarpras) yang tidak terawat. Ketua Komisi C, , Khamim Thohari mengatakan, perlu ada perhatian serius dari Pemkot Batu karena fasilitas olahraga itu adalah salah satu simbol pembangunan Kota Batu.

“Ternyata kerusakannya memang cukup parah. Tandon air tidak ada, keran air macet, beberapa lampu tidak bisa menyala dan banyak yang lainnya,” tegas Khamim selesai meninjau sejumlah titik GOR Gajah Mada.

Dikatakannya, Komisi C akan membantu mencari solusi agar asset pemkot itu bisa segera dibenahi. Di sisi lain, Khamim kesulitan mendapatkan data bangunan gedung.

Karena meski pengelolaan GOR Gajah Mada adalah kewenangan Dinas Pendidikan (Dindik) setempat, namun belum ada serah terima dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DKPP). Dan itu berimbas pada belum tersedianya anggaran dari Dindik untuk perawatan GOR.

Ia menjelaskan, pembangunan GOR Gajah Mada dikerjakan oleh DPKPP dengan memakan anggaran Rp 25 M. GOR Gajah Mada selesai dibangun dan diresmikan pada 2017 silam. “Nanti akan kami jembatani dengan memanggil DPKPP Kota Batu. Mengapa fasilitas ini tidak diserahterimakan kepada Dindik Kota Batu,” tegasnya.

Komisi C juga tetap akan memprioritaskan pengadaan tandon air sehingga kamar mandi di GOR Gajah Mada bisa digunakan dengan layak.

Sedangkan Kadindik Kota Batu, Eny Rachyuningsih mengatakan, sudah setahun terakhir surat yang dikirim ke DKPP mengenai kapan serah terima GOR Gajah Mada, belum juga mendapat jawaban.

DIndik pun hanya bisa menunggu. Di sisi lain, telah terbit SK Pengelolaan GOR Gajah Mada pada 25 Juni 2019, terkait pengalihan status penggunaan GOR Gajah Mada dari DKPP ke Dindik. “Tetapi sampai sekarang (GOR) belum diserahkan. Itu masalahnya, dan ini pertengahan 2019. Kami tidak tahu apa alasannya. Tanyakan saja ke DKPP,” sergah Eny.

Dan Dindik pun tidak bisa menganggarkan dana perbaikan sarpras di GOR Gajah Mada. Eny beralasan, jika nanti dianggarkan, maka akan dobel yakni dari Dindik dan DKPP. “Padahal barangnya satu, tetapi diambil dua dinas,” ujar Eny.

Dindik mengaku sudah melayangkan surat dua kali ke DKPP dan dengan sidak Komisi C ini ia berharap permasalahan yang cukup berlarut ini bisa diselesaikan. “Harapan kami, Komisi C bisa memfasilitasi sehingga kami bisa mengalokasikan anggaran,” ujar Eny.

Penulis: Benni Indo
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved