Breaking News:

Madura United

Penilaian Pelatih Madura United Rahmad Darmawan Terklait Lanjutan Liga 1 2020 Terpusat di Pulau Jawa

Menurut Rahmad Darmawan, keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memusatkan semua laga Liga 1 di Pulau Jawa akan memperkecil risiko penularan Covid-19

SURYA.co.id/Sugiharto
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan sangat mendukung PT LIB memusatkan laga Liga 1 2020 di Pualau Jawa 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB)  Pulau Jawa menjadi pusat laga lanjutan Liga 1 2020 mendapat komntar dari Rahmad darmawan. Pelatih Madura United itu menilai keputusan tersebut sangat tepat.

Menurut Rahmad Darmawan, keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB), memusatkan semua laga lanjutan Liga 1 di Pulau Jawa akan memperkecil risiko terpaparnya Covid-19 yang hingga saat ini belum juga selesai.

Dengan terpusat di Pulau Jawa, maka perjalanan tim sangat mungkin akan dilakukan dengan perjalanan darat, memanfaatkan fasilitas pribadi masing-masing klub.

"Saya pikir dalam kondisi seperti saat ini, gak mudah untuk kita melewati protokol kesehatan untuk naik pesawat, sehingga memang dibutuhkan adalah efektivitas kompetisi berjalan, mungkin melalui jalan darat," kata Rahmad Darmawan pada Surya.co.id, Selasa (14/7/2020).

Sebelumnya, PT LIB, selaku operator kompetisi Liga 1 melalui surat bernomor 244/LIB-COR/VII/2020 memutuskan semua pertandingan lanjutan Liga 1 terpusat di Pulau Jawa.

Tim asal luar Pulau Jawa akan ber-home base di Pulau Jawa, khususnya di Yogyakarta dan sekitarnya.

Musim ini ada lima klub yang bermarkas di luar Pulau Jawa, Persiraja Banda Aceh, Borneo FC, Barito Putera, PSM Makassar, dan Persipura Jayapura.

Pelatih asal Metro, Lampung itu menilai keputusan ini cukup berat pada semua tim peserta Liga 1 musim ini.

Apalagi kompetisi yang akan dimulai sejak 1 Oktober ini hanya akan bergulir hingga 28 Februari 2021 dengan format sama seperti musim lalu, home away.

Meski kompetisi berakhir lintas tahun, yang berbeda dari edisi sebelumnya, durasi yang tersedia hanya 20 pekan, sementara kompetisi masih menyisakan 31 laga setiap timnya, atau rata-rata akan ada dua laga dalam satu minggu.

"Memang menjadi lumayan berat di perjalanan darat, karena juga mungkin kompetisi akan padat," kata mantan pelatih timnas U-23 tersebut.

"Yang patut diperhatikan adalah vase recovery satu pertandingan ke pertandingan, ini untuk diperhatikan betul-betul, mengingat perjalanan dengan bus itu cukup lumayan," tambahnya.

Dengan sudah adanya kepastian kick off kompetisi, pelatih 53 tahun tersebut memastikan bahwa Madura United akan berlatih bersama sejak awal September.

"Saya sudah koordinasi dengan managemen tim, dan untuk kami sudah mulai bersiap latihan bersama 1 September," pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved