Breaking News:

Berita Kota Madiun

Kota Madiun Daerah Tercepat Terapkan Tilang Elektronik di Tanah Air

Untuk pengoperasiannya sama dengan di Surabaya. Pelanggaran akan dikonfirmasikan kepada yang bersangkutan kemudian melakukan pembayaran denda

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Deddy Humana
surya/rahardian bagus p
Wali Kota Madiun, Maidi mendengarkan pemaparan mengenai cara kerja E-TLE yang baru saja dilaunching, Selasa (14/7).. 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Sebagai smart city, Kota Madiun menuai pujian karena menjadi kota yang paling cepat dalam penerapan tilang elektronik di Indonesia. Program tilang elektronik atau yang disebut Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) itu dilauching, Selasa (14/7), menuai apresiasi dari Dirlantas Polda Jatim, Kombespol Budi Indra Dermawan.

Budi yang hadir dalam launching program itu mengakui bagaimana program E-TLE itu cepat diaplikasikan di Kota Madiun.

"Sejak Polda Jatim melaunching (E-TLE) kali pertama Januari lalu, Kota Madiun merespon dengan cepat. Terbukti hari ini Kota Madiun sudah melaunching E-TLE juga. Kota Madiun yang kedua setelah Surabaya," kata Budi kepada wartawan di halaman Balai Kota Madiun, Selasa (14/7/2020) usai peluncuran program.

E-TLE, kata Budi, terbukti efektif dalam menurunkan angka pelanggaran maupun laka lantas. Sebab dengan adanya program ini masyarakat akan semakin patuh dan disiplin berlalu-lintas.

Pengawasan lalu-lintas di beberapa perempatan diawasi dengan kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) selama 24 jam. CCTV akan merekam berbagai pelanggaran, di antaranya pelanggaran marka, helm, sabuk keamanan, hingga lampu merah.

Bahkan sistem ini juga sudah disesuaikan dengan masa pandemi. Pelanggaran dalam pemakaian masker juga ditambahkan pada kolom peringatan tilang. "Untuk pengoperasiannya sama dengan di Surabaya. Pelanggaran akan dikonfirmasikan kepada yang bersangkutan kemudian melakukan pembayaran denda," ungkapnya.

Selain menurunkan jumlah pelanggaran dan laka lantas, E-TLE juga selaras dengan protokol kesehatan Covid-19. Sebab penggunaan CCTV untuk mengawasi dan merekam pelanggaran akan mengurangi kontak langsung antara pengendara dengan petugas.

Budi mengapresiasi langkah Pemkot Madiun yang menyegerakan penerapan program E-TLE di masa pandemi ini. "Program ini memang terbukti adanya penurunan pelanggaran dan laka lantas. Karenanya Polda Jatim terus mendorong daerah-daerah untuk dapat menerapkan ini. Apresiasi untuk Kota Madiun,’’ imbuhnya.

Sementara Wali Kota Madiun, Maidi mengatakan, pembangunan Kota Madiun harus cepat, tepat dan bermanfaat. Kota Madiun juga akan menjadi kota metropolis, yang ditandai dengan banyaknya orang yang datang ke Kota Madiun.

Oleh sebab itu, kata Maidi, sebagai smart city dibutuhkan sarana IT sebagai penunjang kemajuan Kota Pendekar ini. Dengan kecanggihan teknologi, warga Kota Madiun akan lebih tertib dan disiplin.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved