Breaking News:

Berita Entertainment

Berkat Lathi, Weird Genius Terpampang di Times Square New York, Ini Profil dan Fakta-Fakta Personil

Poster Weird Genius yang terpampang di salah satu tempat penting di Amerika Serikat, Time Square New York.

Editor: Musahadah
instagram weird genius
Lagu Lathi antarkan grup Weird Genius mendunia. Terbaru poster Weird Genius terpampang di Times Square, New York. 

Sementara Gerald Liu sudah banyak makan asam garam dalam dunia musik.

Ia berprofesi sebagai DJ serta pernah mengikuti ajang musik EDM The Remix Season 2 di NET dan keluar sebagai runner up.

Ia juga aktif sebagai produser musik rapper Indonesia, di antaranya Slippydoor dan Ramengvrl.

Perkenalannya dengan Reza Oktovian pun bermula dari sebuah project Arap yang kebetulan ia kerjakan.

Lalu, ia bergabung dengan Weird Genius, menggantikan Billy Taner yang hengkang tahun 2019.  

Makin populer berkat Lathi

Lagu " Lathi" awalnya lebih dikenal di TikTok, ketika itu tak banyak yang tahu bahwa lagu itu dinyanyikan oleh orang Indonesia.

Hingga Rabu (10/6/2020) lagu Lathi telah ditonton lebih dari 48 juta kali di Youtube.

Dikutip dari akun youtube Weird Genius, Ek Gustiwana mengakui sat lagu Lathi meledak tidak semua orang tahu grup musiknya, Weird Genius.     

"Banyak orang yang enggak tahu siapa Weird Genius, itu yang buat gue, Gerald, Arap, sebagai musisi bikin musik, yang dinilai musik," kata Eka.

Weird Genius mengaku senang ketika tahu lagunya banyak di cover orang.

Bagi mereka itu justru cara untuk membantu mempopulerkan lagu mereka tanpa harus berpromosi.

"Menurut gue, malah sebenarnya orang bikin konten pakai aset orang itu berjasa buat nge-buzz itu (aset)," kata Gerald.

Meskipun demikian, Eka beranggapan bahwa setiap pencipta lagu juga memiliki hak untuk keberatan jika lagu mereka digunakan orang lain.

Namun Weird Genius termasuk musisi yang tidak keberatan jika lagu mereka di-cover, asalkan tidak dimanfaatkan untuk menghasilkan uang.

Di sinilah Eka menegaskan pentingnya seorang pencipta lagu atau seniman apa pun itu untuk mengamankan karya mereka.

"That's why pekarya, pencipta lagu, tahu cara mengamankan haknya, karena apa pun, seni paling mudah dilipatgandakan," ujar Eka.

Komentari soal tudingan ada unsur mistis

Dua anggota Weird Genius, Reza Arap dan Gerald Liu hanya bisa menertawakan tudingan adanya unsur mistis dalam lagu mereka.

Namun Gerald mengatakan tudingan orang tersebut tidak bisa dia salahkan, karena setiap orang bebas berpendapat.

"Buat gue, setiap orang berhak untuk berpendapat tentang seni. Karena enggak ada yang mutlak di seni, interpretasi (orang) beda-beda, itu hak dia," kata Eka.

Lihat video: 

Sebelumnya, cuitan seorangtokoh agama asal Malaysia, Wan Dazrin menuding lagi Lathi serbagai budaya jawa syirik  dipakai untuk memanggil kuntilanak. 

Wan Dazrin meminta para followernya berhenti melakukan #LathiChallenge untuk memanggil setan.

"Hentikan ‘#LathiChallenge‘ sekarang juga.

Sesungguhnya tarian-tarian yang kalian lakukan itu sangat merbahaya untuk dijadikan hiburan," tulis Wan Dazrin.

"Ketahuilah kalian tarian itu wujud dari sesetengah budaya Jawa yang syirik & khurafat.

Seperti memanggil Kuntilanak serta Roh Kuda Kepang," lanjut Wan Dazrin.

Tudingan Wan Dazrin langsung mendapat tanggapan dari Reza Oktovian atau Reza Arap, salah satu personel Weird Genius, pemilik lagu "Lathi".

Reza membalas twit Wan Dazrin dengan tantangan untuk membuktikan bahwa lagunya bisa memanggil setan seperti yang dimaksud.

"Buktikan padaku. Jika benar lagu itu bisa memanggil setan apapun, aku akan menghapus lagu tersebut dari semua platform termasuk video musiknya," balas Reza Arap.

"Tapi jika hal itu tidak terbukti, maka Anda harus membuat video permintaan maaf dan berhenti menyebarkan kebohongan tentang lagu kami," lanjut Reza Arap.

Prove me. If you right that the track could call out whatever ghosts.

I'll delete the track on all platforms plus the Music Video.

But if you wrong, make an apologize video that you just spreading hoax bout our song, do the make up challenge video, post it.https://t.co/pjWcFkERzW

— ???? (@YBRAP) June 5, 2020

Setelah hal ini memanas, Wan Dazrin akhirnya meminta maaf. 

Permohonan Maaf Terbuka Kpd Orang2 Jawa”

Saya sebenarnya bertujuan menasihati umat Islam di Malaysia untuk berhati2 dengan ‘Sesetengah’ kepercayaan ritual drpd perbuatan Lathi Challenge & tidak pernah berhasrat menuduh budaya Jawa secara keseluruhan.

Saya minta maaf ya," tulisnya. 

Lalu di cuitan berikutnya dia menyerahkan pilihan pada netizen. 

"Jika nasihat saya itu boleh dan sudi diambil, maka ambillah. Jika ingin meneruskan berkarya, membuat Lathi Challenge, maka silakanlah. Saya bukan sesiapa utk menghalangnya. Itu adalah 100٪ hak dan pilihan kalian sendiri khususnya umat Islam di serata dunia.

"Sekali lagi, sebagai ucapan yang terakhir sebelum saya ‘Padamkan’ kesalahan penggunaan perkataan yg mnybbkan org Jawa mungkin terasa & sebagainya.

Saya memohon maaf terbuka ini tandanya saya menerima nasihat kalian.

Terima kasih semua buat Org2 Jawa yg prihatin & penyayang," pungkasnya. (kompas.com/wikipedia/tribun manado) 

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lathi Mendunia, Weird Genius Terpampang di Times Square New York"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved