Breaking News:

Wisata Sarangan Ditutup Kembali Setelah Seorang Manajer Hotel Dinyatakan Positif Covid-19

Seorang manajer hotel di kawasan Telaga Sarangan, Magetan dinyatakan positif covid-19. Akhirnya tempat wisata itupun ditutup lagi.

ist
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan berpakaian Hazmat putih melakukan pemeriksaan kepada salah seorang anggota keluarga SP, manajer salah satu hotel di obyek wisata Sarangan yang disebut positif terjangkit corona virus disease 2019 atau Covid 19. 

SURYA.co.id| MAGETAN - Seorang manajer hotel berinisial SP di obyek wisata Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan dinyatakan positif terpapar corona virus disease 2019 atau Covid 19.

Akibatnya, obyek wisata Sarangan yang baru dibuka sekitar tiga pekan lalu, kini ditutup kembali sampai waktu tidak terbatas.

Informasi warga setempat menyebutkan, setelah manejer hotel itu dinyatakan positif, Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan langsung melakukan tracing dan SWAB kepada seluruh keluarga SP, dan teman dekatnya.

Tracing dan SWAB yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, infomasinya tidak hanya kepada keluarga, teman dekat SP saja, tapi juga kepada seluruh karyawan hotel yang dikelola laki laki 54 tahun itu.

SWAB dilakukan Dinas Kesehatan Magetan langsung di rumah SP di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

Pemeriksaan langsung SWAB dilakukan petugas medis dari Puskesmas Plaosan dibantu beberapa petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan.

Menurut salah satu anggota keluarga pemilik hotel tempat SP yang dinyatakan positif terjangkit Covid 19 bekerja, pemeriksaan SWAB dilakukan kepada kurang lebih 10 orang.

"10 orang yang di SWAB itu keluarga Pak SP dan teman dekat, juga karyawan. Informasi dari Dinas Kesehatan, hasil pemeriksaan SWAB itu akan dibawa ke Laboratorium di Surabaya,"katanya yang menolak namanya disebut kepada Surya, Minggu (12/7).

SP saat ini dirawat di ruang khusus isolasi RSUP dr Sayidiman, Kabupaten Magetan. Sedang keluarga, teman dekat dan karyawan hotel diminta isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing masing, sambil menunggu hasil laboratorium dari pemeriksaan SWAB.

Sementara hotel tempat SP bekerja ditutup, karena dalam perbaikkan dan pemugaran.

Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magetan, Saif Muchklissun yang dikonfirmasi melalui ponselnya belum memberikan balasan.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved