Breaking News:

Virus Corona di Kediri

Patroli Jam Malam, Satpol PP Kota Kediri Temukan Sejumlah Botol Miras

Patroli Satpol PP Kota Kediri menemukan empat botol bekas miras di warung yang masih membuka layanan hingga tengah malam di Jl Panglima Sudirman.

surya.co.id/didik mashudi
Anggota Satpol PP Kota Kediri memperlihatkan botol bekas miras yang ditemukan di warung Jl Panglima Sudirman, Sabtu (11/7/2020) malam. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Patroli Satpol PP Kota Kediri menemukan empat botol bekas miras di warung yang masih membuka layanan hingga tengah malam di Jl Panglima Sudirman, Sabtu (11/7/2020) malam.

Ada 4 botol yang ditemukan, 2 botol kecil dan 2 botol besar. Dari hasil pengecekan petugas, ke 4 botol itu diduga bekas botol miras. Namun isinya sudah habis.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2020) menjelaskan, petugas telah membubarkan pengunjung warung yang bergerombol lesehan di trotoar jalan.

"Petugas meminta pengunjung segera bergeser dan meninggalkan lokasi serta dihimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan serta memakai masker," jelasnya.

Dari lokasi warung yang banyak dikunjungi pembeli ada pelanggaran pengelola tidak menjaga jarak. Selain itu juga banyak pengunjung yang tidak memakai masker.

"Pengelola terindikasi menyedikan tempat untuk minum miras. Kami temukan bukti beberapa botol bekas miras yang sudah habis," jelasnya.

Dijelaskan, untuk pengelola sudah dilakukan kroscek terkait dengan temuan barang bukti botol miras di sekitar warung.

Namun, dari pihak pengelola warung mengaku tidak menjual miras, botol miras yang ditemukan petugas dibawa oleh pengunjung dari luar.

Tindak lanjut dari temuan botol miras dan pelanggaran protokol kesehatan, KTP milik pengelola warung telah diamankan petugas.

"Pemiliknya kami diharapkan untuk datang ke Kantor Satpol PP Kota Kediri hari Senin untuk mendapatkan pembinaan," jelasnya.

Satpol PP Kota Kediri bersama petugas gabungan dari kepolisian dan TNI terus melakukan penertiban jam malam dan membubarkan tempat kerumunan di cafe, warung dan tempat keramaian.

Malahan sudah sepekan terakhir puluhan penjual makanan dan lesehan di Bundaran Sekartaji dan Monumen PETA telah disterilkan.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved